DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Deiyai selaku dinas teknis, berencana akan memindahkan terminal umum  trayek  (taksi) dari berbagai jurusan, diantaranya jurusan Waghete -  Tigi Barat, Waghete - Tigi  Timur maupun taksi jurusan  Waghete – Enaro, Waghete – Dogiyai, Waghete – Nabire  di Pertigaan Tigido, Waghete.Rencana pemindahan lokasi terminal umum trayek tersebut bertujuan  menertibkan secara baik taksi–taksi yang melayani di wilayah Deiyai maupun taksi lintas keluar agar selanjutnya dapat lancar dan baik dalam berlalu lintas, karena selama ini taksi–taksi yang parkir kurang tertib sehingga selalu mengganggu aktifitas masyarakat maupun para pejalan kaki bahkan para pengendara yang melewati di sekitar kota Waghete, Deiyai. Program pemindahaan terminal umum taksi dari berbagai jurusan ini masih dalam wacana, sehingga sesuia dengan wacana tersebut, pihak dinas perhubungan masih melakukan koordinasi–koordinasi dengan pihak terkait, diantaranya, pihak pemilik hak ulayat lokasi terminal taksi yang akan dibangun dan pihak perhubungan tingkat pusat, provinsi dan pihak terkait lainnya. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Deiyai, Yusak Adii, S.STP menuturkan,  pemerintah daerah melalui dinas perhubungan berencana memindahkan lokasi terminal umum taksi di Pertigaan Tigido Waghete. Hal ini, mengingat  kondisi wilayah yang sangat strategis untuk dibangun terminal umum trayek  taksinya. Karena di Tigido akan menjadi mata jalan dari beberapa kabupaten tetangga lain, diantaranya Jalan Trans dari Kabupaten Paniai -Deiyai, Jalan Trans Deiyai - Dogiyai, Jalan Trans Deiyai - Nabire dan juga satu dua tahun kedepan juga, jalan trans dari Mimika – Deiyai yang sedang dibangun akan tembus tiba di Tigido Deiyai. Begitu pun jalan trans tembus dari Intan Jaya - Deiyai akan  ketemu di Tigido, Deiyai. Maka  di wilayah Tigido ini nantinya akan menjadi mata  jalan dari beberapa kabupaten tersebut, sehingga rencana bangun terminal umum trayek taksi amat sangat menunjang dalam kelancaran akses transportasi darat melalui jalan darat yang akan ketemu di Tigido, Wahgete.  Selain itu, kata kepala dinas, selama ini taksi–taksi parkir secara sembrono di pinggiran jalan raya di sekitar Pasar Waghete, sehingga  dipandang kondisi dimaksud kurang tertib dan kondisi ini, selalu mengganggu kelancaran arus berlalu lintas dan pejalan kaki maupun menggangu aktifitas masyarakat lainnya di Waghete.    Menurutnya, dilakukan pemindahaan tersebut berdasarkan program, visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Deiyai dan juga menindaklanjuti hasil kegiatan tentang penataan terminal yang diselenggarakan Balai Besar Kendaraan dari Dirjen Perhubungan Pusat, yang berlangsung kegiatannya selama dua hari di Sorong Papua Barat, belum lama ini. “Orang begitu turun dari taksi langsung naik ke taksi lagi ke tujuan yang ia pergi. Orang tidak tidak sulit naik taksi lagi. Orang lebih muda menunggu taksi berikutnya,” ungkapnya. Mengingat program yang begitu penting dalam rangka menata ketertibaan berlalu lintas kendaraan di wilayah Deiyai, maka Kadis menambahkan,  sesuai rencana Senin, 6 Mei 2019, langsung dilakukan eksekusi di  lapangan. Bahwa semua taksi-taksi akan diarahkan ke Tigido parkir  menunggu penumpang-penumpang, sambil pihaknya berupaya menyediakan lokasi terminal umum taksi di Tigido, sehingga diharapkan, tidak ada taksi yang parkir lagi menunggu penumpang di pinggir jalan raya di areal pasar Waghete.  “Kami dinas perhubungan bersama pihak kepolisian akan menjaga kendaraan yang masuk parkir dan juga menertibkan semua kendaraan taksi yang ada di wilayah Deiyai. Semua ini demi keselamatan dan kelancaran kita bersama,” katanya. Dia juga menambahkan, lokasi untuk bangun terminal umum sedang dalam lobi dengan pemilik hak ulayat. Setelah koordinasi dengan pemilik hak ulayat untuk bayarkan lokasinya, pemerintah akan berupaya bangun terminal umum tersebut. “Kami tetap akan berupaya bangun terminal umum di Tigido, Waghete, karena sangat strategis dan letak lokasi amat dekat dengan mata jalan dari kabupaten-kabupaten yang melintasi Deiyai ke kabupaten lainnya dan kami akan upayakan bangun terminal dimaksud,” tambahnya.Selaku Kadishub Deiyai berharap kepada semua pihak terkait, warga  masyarakat Deiyai, terutama para sopir dan juga pemilik hak ulayat tanah, dapat mendukung dan berpartisipasi dalam menyukseskan rencana dibangunanya terminal umum taksi di pertigaan Tigido dimaksud agar sesuai tujuan penertiban taksi dapat berjalan lancar dan sukes sesuai harapan bersama.(henbob)