NABIRE – Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI mendorong pengembangan sektor perkebunan berkelanjutan sebagai langkah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komoditas kelapa menjadi salah satu fokus utama pengembangan di Kabupaten Nabire.

Sosialisasi program ini telah dilaksanakan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Nabire di Distrik Moora dan Distrik Napan pada Kamis 21 Mei 2026 lalu. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman petani, kelompok tani, pelaku usaha dan pemerintah daerah terhadap potensi kelapa sebagai komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi dan berwawasan keberlanjutan.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Nabire, Ronald Wilison Manuaron, S.P., menilai kelapa memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan petani di Nabire.

“Pengembangan kelapa tidak sekadar mengejar peningkatan produksi. Fokus kami juga pada penguatan kelembagaan petani, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan hilirisasi produk. Dengan langkah ini, komoditas kelapa diharapkan memberi nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” jelasnya di ruang kerja, Selasa (2/06/2026).

Ia menegaskan, pengembangan kelapa merupakan langkah strategis untuk menjaga ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan kebun kelapa secara modern, ramah lingkungan dan berorientasi pasar,” ujarnya.

Ronald menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi wadah koordinasi antara pemerintah, petani dan pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan perkebunan di Nabire. Ke depan, pihaknya berkomitmen mendampingi petani melalui pembinaan, pendampingan teknis, penyediaan bibit unggul dan penguatan akses pasar.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang mendorong terwujudnya perkebunan kelapa yang maju, mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Nabire.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri tim dari Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian RI, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Perternakan Provinsi Papua Tengah dan tim dari BRMP Papua Tengah. (amd)