DEIYAI - Dinas Sosial Kabupaten Deiyai, Selasa (20/5/25) mengadakan sosialisasi pentingnya data penerima bantuan sosial di Aula Sekwan di Tigido, Waghete, Deiyai. Khususnya data bagi janda, duda, Lansia, anak yatim piatu, warga berkelas ekonomi lemah, sebagai penerima bantuan sosial yang ada di wilayah Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah.

Peserta sosialisasi terdiri dari para kepala kampung sebagai kepala wilayah, pendamping dana desa, aparat kampung, para tokoh dan undangan tamu lainnya.

Kegiatan sosialisasi yang dibuka Bupati Deiyai, Melkianus Mote, dengan tujuan, mensosialisasikan rencana pelaksanaan kegiatan pendataan bagi anak yatim piatu, Lansia, janda, duda, warga kurang mampu, sebagai penerima bantuan sosial, kepada para kepala kampung yang ada di lima distrik agar dapat memberikan data yang akurat.

Selain itu, kegiatan sosialisasi dilakukan sebelum tim pendamping sosial  turun lapangan untuk mendata dan memberikan bantuan sosial kepada warga penerima bantuan sosial yang ada di Deiyai. Agar ketika dalam proses pendataan warga penerima bantuan maupun dalam proses pemberian bantuan dapat berjalan lancar dan sukses.

Dalam kesempatan itu, Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menyampaikan, dalam proses pemberian bantuan sosial kepada warga khususnya anak yatim piatu, Lansia, janda, duda, warga yang benar-benar tidak punya pekerjaan ini, sangat butuh dan utama, adalah data warga yang akurat. 

"Saya sangat berharap kepada para kepala kampung dapat memberikan data yang akurat. Benar-benar statusnya, anak yatim piatu, Lansia, janda, duda dan warga yang rentan. Sesuai data lapangan yang ada di masing-masing kampung di lima distrik," harapnya.

Lanjutnya, dalam proses pendataan ini, diharapkan tidak sampai lupa, ada warga yang tidak terakomodir dan lainnya. Hal ini perlu diperhatikan secara baik. Jika lupa memasukkan dalam data, bisa saja terjadi ketidakharmonisan dan lainnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada dinas sosial sebagai dinas teknis yang akan lebih menaruh perhatian untuk memberikan keringanan dalam kehidupan warga yang kurang mampu, khususnya anak yatim piatu, Lansia, janda, duda, warga yang tergolong tak punya apa-apa yang ada di wilayah Deiyai.

Untuk itu, bupati mengharapkan dalam proses pemberian bantuan sosial, dapat menjalankan tugasnya dengan baik, agar tepat sasaran sesuai kondisi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Deiyai, Yulita Bidau Mote, SS, menyampaikan, dinas sosial telah bentuk tim pendamping social untuk memperlancar proses pemberian bantuan social. Dengan sasaran kepada warga tergolong miskin, khususnya anak yatim piatu, Lansia, janda, duda, warga yang tak punya apa-apa di Deiyai.

Sebelum tim Pendamping turun lapangan, sangat penting data akurat dari masing-masing kampung di lima distrik. Maka sebelumnya perlu disosialisasikan kepada publik, khususnya kepada para kepala kampung, para tokoh, pendamping, agar dapat memberikan data yang akurat. 

Lanjutnya, melalui sosialisasi ini akan dapat memberi keterangan yang jelas tentang proses pendataan maupun tujuan pemberian bantuan sosial, sesuai sasaran yang akan dicapai.

Dia juga berharap para kepala kampung dapat mendukung dan memberikan data warga yang akurat. Agar semua proses dapat berjalan lancar dan sukses. (hbb)