DEIYAI - Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Sosial (Dinsos), memberikan bantuan dana kepada warga Deiyai, khususnya bersasaran langsung kepada anak-anak yatim piatu, Lansia, janda, duda, warga yang tidak punya pengasilan tetap, yang ada di lima distrik di Deiyai, Provinsi Papua Tengah.

Pemberian bantuan sosial akan diberikan oleh tim pendamping sosial yang dibentuk Dinsos Deiyai dan akan langsung turun ke lapangan guna memberikan kepada warga berkelas bawah sesuai data yang ada di wilayah Deiyai.

Tim pendamping sosial berbaju Pink itu, 19 Mei 2025 secara resmi Bupati Deiyai, Melkianus Mote, bertempat di halaman kantor melepaskan tim pendamping sosial ini untuk turun ke lapangan memberikan bantuan dana dimaksud, sesuai jadwal dan ketentuannya.

Pemberikan bantuan sosial yang dijalankan berdasarkan amanat UUD 1945, fakir miskin dan anak-anak terlantar dijamin oleh negara, merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada warga berkelas bawah, yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

Pada kesempatan itu, Bupati Melkianis Mote melalui sambutannya menyampaikan, bantuan sosial yang akan diberikan kepada warga Deiyai, khususnya warga ekonomi lemah dapat diberikan sesuai data yang ada.

Bantuan sosial ini juga merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah, membangkitkan semangat hidup mereka, agar sedikit keluar dari kondisi ekonominya di bawah standar.

"Pemerintah hadir, salah satu tujuan pelayanannya adalah untuk melihat warga yang benar-benar membutuhkan perhatian dari pemerintah, untuk dapat memperbaiki hidupnya melalui berbagai bentuk perhatian. Maka melalui bentuk bantuan sedikit, dapat terjawab salah satu kebutuhannya,” katanya.

Untuk itu, lanjut Bupati Deiyai, bantuan sosial yang telah dipersiapkan dapat segera dieksekusi langsung di lapangan, dengan sasaran kepada anak-anak yatim, piatu, Lansia, janda, duda, warga yang tidak punya apa-apa yang ada di Deiyai yang kita cintai ini.

"Saya sangat berharap, semua proses penyaluran bantuan sosial ini dapat tersalur dengan baik dan lancar. Semoga melalui bantuan sedikit dapat terpenuhi salah satu kebutuhan para warga sesuai kondisinya," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Deiyai, Yulita Bidau Mote, SS, mengatakan, tim pendamping sosial yang dibentuk, terdiri dari pada ASN, honorer di Dinsos Deiyai. Mereka akan turun lapangan untuk memberikan bantuan sosial, sesuai data sebelumnya.

Bantuan sosial yang akan diberikan, merupakan salah satu bentuk nilai kepedulian pemerintah daerah kepada warga yang masih membutuhkan perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait.

Lanjutnya, bantuan sosial yang akan diberikan tidak terlepas dari visi, misi bupati dan wakil bupati dalam kepemimpiannya. "Saya berharap selama proses pemberikan bantuan sosial berjalan, dapat menjaga kesehatan, menjaga komunikasi dan junjung nilai sosial kepada warga agar semua proses dapat lancar dan tepat sasarannya, sesuai rambu-rambu yang ada dan juga sesuai harapan kita semua," tandasnya.(hbb)