Dinkes Provinsi Dampingi Dinkes Nabire dan 6 Puskesmas Laksanakan GAS
NABIRE - Dinkes Provinsi Papua Tengah mendampingi Dinkes Kabupaten Nabire dan 6 Puskesmas melaksanakan GAS (Gerakan Aku Sehat). Hal ini seperti diterangkan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Dr. drg. Yohanes Tebai, MH.Kes.

NABIRE - Dinkes Provinsi Papua Tengah mendampingi Dinkes Kabupaten Nabire dan 6 Puskesmas melaksanakan GAS (Gerakan Aku Sehat). Hal ini seperti diterangkan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Dr. drg. Yohanes Tebai, MH.Kes.
Melalui saluran teleponnya, Yohanes Tebay menyampaikan, pentinya sosialisasi hidup bersih dan sehat dalam program gerakan aku sehat di Pasar Sentral Kalibobo, Distrik Nabire Kabupaten Nabire, digelar Selasa (27-2-2024).
Yohanes mengungkapkan kegiatan ini pertama kali dilakukan di pasar yang bertujuan untuk memicu atau menggerakkan dinas kesehatan kabupaten di delapan kabupaten yang ada di Provinsi Papua Tengah untuk membiasakan memberikan penyuluhan di tempat umum atau pasar akan pentingnya hidup bersih dan sehat.
"Kita mulai dari Nabire, karena menjadi cerminan ibukota sehingga ada sebuah gerakan yang kami namakan GAS. Ini merupakan suatu slogan untuk memberi semangat kepada semua masyarakat untuk hidup bersih dan sehat," ujar Yohanes Tebai.
Selain melibatkan Dinkes kabupaten, kegiatan ini merupakan kegiatan lintas sektoral, seperti Puskesmas yang memiliki pasar. Kemudian stakeholder lainnya seperti kelurahan, karang taruna, pengelola pasar, Babinsa, Bhabinkamtibmas.
Kegiatan sosialisasi kesehatan ini menurutnya belum pernah dilakukan kepada komunitas atau masyarakat terbuka seperti yang ada di pasar-pasar, maka ini menjadi salah satu alasan untuk melakukan kegiatan ini.
"Kami mulai dari pasar untuk kegiatan atau perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) ini dimulai dari pasar, kami berharap agar lintas sektoral mulai dari RT/RW, kelurahan, Posyandu, Puskesmas bahu-membahu untuk mengerjakan masalah kesehatan, karena ini bukan tanggung jawab orang kesehatan saja, tetapi tangung jawab kita semua," ucapnya.
Ia berharap agar kegiatan ini dapat berkelanjutan yang dilaksanakan oleh Puskesmas, dan dapat terus berkoordinasi dengan dinas Kesehatan Kabupaten dan Provinsi maupun lintas sektor lainnya. Kedepan terkait kebutuhan lainnya dengan kegiatan tersebut bisa direncanakan secara bertahap, namun kegiatan ini harus dilakukan terlebih dahulu.
Dr. Suryanto dari Puskesmas Karang Tumaritis menuturkan, kegiatan ini kedepan dapat melibatkan lintas sektoral lainnya seperti dinas kebersihan dan lainnya. Misalnya mengenai kebersihan sangat penting dan menjadi pangkal akan kesehatan dari masyarakat.
"Kami mengharapkan kegiatan yang dilakukan saat ini bisa menggugah semua pihak dan juga masyarakat agar kedepan bisa bersama-sama ambil bagian untuk menjadikan masyarakat mengetahui kesehatan dan mulai ada kemauan dan kemampuan untuk hidup sehat, lingkungan bersih, seperti pasar sehat dan menciptakan derajat kesehatan Papua Tengah yang optimal," ujarnya.
Kegiatan ini sebelumnya juga sudah sukses dilakukan pada pasar Kalibobo bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan tim di Puskesmas Kalibobo dan rencana akan dilakukan di Pasar SP1, Pasar Bumiwonorejo, Pasar Oyehe dan Pasar Smoker.
"Kesehatan itu harus disosialisasikan kepada masyarakat Papua yang ada di komunitas, yakni pasar agar target sasaran bisa terlayani juga kepada pedagang dan pengunjung pasar atau pembeli," pungkasnya.(modes)
Bagikan artikel ini



