NABIRE - Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire lebih fokus menggandeng 32 Puksesmas yang ada di Kabupaten Nabire dengan tujuan melaksanakan program–program pelayanan kesehatan dengan target Menuju Indonesia Sehat pada tahun 2022.

Karena program Menuju Indonesia Sehat di tahun 2022 ini, merupakan salah satu program yang telah dicanangkan Menteri Kesehatan RI. Maka selaku kepala dinas dan 32 Puksesmas diminta untuk bekerja maksimal untuk mencapai program itu.

“Selaku kepala dinas akan memberikan pelayanan penguatan ke 32 Puskesmas berupa perlengkapan dan tenaga. Karena saat ini kita sedang butuh tenaga dokter, perawat, bidan, petugas kesehatan lingkungan, dokter gigi, petugas gizi dan tenaga adminitrasi lainnya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Silas Elia Numobogre kepada Papuapos Nabire, Selasa (11/1/22) di ruangan kerjanya.

Ditambahkan, untuk mensukseskan Program Indonesia Sehat, Kepala Puksesmas ditutut punya kemampuan. 

Selain mensukseskan pelayanan menuju Indonesia Sehat, Kepala Puksesmas juga harus memiliki metode yang perlu dipadukan dengan sistim pelayanan dasar bagi masyarakat. Sehingga ke depan sasaran lain yang akan lebih diberikan atau dilengkapi kekurangan tenaga Puskemas yang ada di wilayah kota yang bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat.

Dengan tujuan untuk mengurangi pasien–pasien rujukan dari Puskesmas ke rumah sakit umum.  Terutama bagi pasien ibu melahirkan dan pasien lain, yang selalu menjadi persoalan dari Puskesmas ke rumah sakit.

“Dan perekrutan tenaga–tenaga medis yang dimaksudkan itu, tentunya kita harus lihat lagi dari tingkat kompetensinya.  Karena fungsi dan tanggung jawab dari tenaga tersebut harus memperkuat visi dan misi Bupati Nabire Mesak Magai, S.Sos., M.Si bersama Wakil Bupati Ismail Djamaluddin untuk memperkuat pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Sebab ke depan ada sumber dana BOB dan juga sumber dana kapitasi yang akan turun langsung ke Puskesmas dan dikelola langsung oleh 32 Puskemas yang ada di Kabupaten Nabire.(des)