NABIRE - Bertempat di Aula Hotel Mahavira 2, Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya menggelar Rapat Kerja (Raker) Kesehatan Daerah Kabupaten Intan Jaya. Raker Kesehatan Daerah Kabupaten Intan Jaya akan dilaksanakan selama tiga hari sejak, Selasa (3/12) hingga Kamis (5/12).   Raker Kesehatan Daerah Kabupaten Intan Jaya 2013 dibuka langsung oleh Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS., M.Si yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya, Jacob Sani, SKM., M.Si. Dalam sambutan tertulis Bupati Intan Jaya, yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya, Jacob Sani, SKM., M.Si mengatakan, sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28 ayat 1, setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapat lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan sesuai Sistim Kesehatan Nasional (SKN) yang merupakan suatu tatanan yang menghimpun berbagai upaya bangsa Indonesia secara terpadu. Maka pembangunan kesehatan di Indonesia bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang. Agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya sebagai perwujudan kesejahteraan umum, yang mana sesuai dengan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Menurut bupati, pelayanan kesehatan adalah salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan reformasi di Puskesmas. Meliputi kebijakan dasar Puskesmas, Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembiayaan. Hal ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2010-2014 yang mana terdapat tiga level Prevention pelayanan kesehatan di Puskesmas yaitu, “Health Promotion, Specitic Protection, Early Diagnostic dan Promp Treatmen, serta Disability Limitation dan Rehabilitation”, dengan mengutamakan upaya promotif dan preventif, tanpa mengabaikan upaya kurativ dan rehabilitative sesuai kewenangannya. Kata bupati, tujuan pembangunan Kesehatan Naional Indonesia dapat terwujud dan dapat mengangkat harkat dan martabat manusia Indonesia seutuhnya, tanpa memandang suku, ras, agama dan status sosial ekonomi dari mana dan dimana pun dia berada. Maka untuk itu, perlu adanya suatu kegiatan yang bersifat, serta mengevaluasi setelah 1 tahun berjalan dengan mensinkronisasikan semua perencanaan kesehatan dan pelaksanaan dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerkesda) di tingkat Kabupaten.  Tujuan yang akan dicapai dalam Raker Kesehatan Daerah Kabupaten Intan Jaya adalah, agar tedapat suatu kesamaan konsep dalam pemberian pelayanan kesehatan yang tersistem, terencana baik secara nasional, provinsi, kabupaen/kota sampai kepada Puskesmas. Kedua, peningkatan pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas yang meliputi Sumber Daya Manusia (SDM), sarana prasarana kesehatan, serta pembiayaannya. Ketiga, adanya monitoring dan evaluasi program pelayanan kesehatan yang sudah, sedang dan yang akan dilaksanakan antara dinas kesehatan kabupaten dengan puskesmas. empat, melaksanakan pembangunan kesehatan dengan mensinergikan visi dn misi pemerintah daerah kabupaten Intan Jaya. Serta, yang kelima, meningkatkan dan memantapkan manajemen dan kinerja, serta mutu pelayanan kesehatan di semua tingkat unit-unit pelayanan.    Setelah membuka secara resmi Raker Kesehatan Daerah Kabupaten Intan Jaya, Kepala Dinas Kabupaten Intan Jaya, Jacob Sani, SKM.,M.Si mewakili Bupati Kabupaten Intan Jaya, berkesempatan untuk melakukan penyamatan tanda peserta Raker kepada salah satu peserta Raker Kesehatan daerah Kabupaten Intan Jaya sebagai bentuk, para Peserta resmi mengikuti Raker Kesehatan Daerah Kabupaten Intan Jaya 2013. (cad)