NABIRE - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, siap menyalurkan bantuan pangan di bulan Juli, Agustus dan September tahun 2024. Baik evaluasi tahap pertama dan tahap kedua sekaligus mempersiapkan tahap yang ketiga.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nabire, Yasor Victor Sawo mengatakan, dalam mempersiapkan tahapan yang ketiga ini akan melaksanakan rapat koordinasi dengan berbagai pihak. Dalam hal ini melibatkan Dolog, kemudian PT Yasa sebagai pihak transporter, kepolisian terkait dalam pengawasan dalam penyaluran dan Bappeda terkait dengan penyiapan data-data penerimaan bantuan pangan.


Lanjut dia, dalam kaitannya peningkatan ketahanan pangan dalam rangka menjaga stabilisasi stok pangan dan harga pangan di daerah melalui penyaluran. Yang bertujuan tentunya untuk mencegah terjadinya inflasi, tetapi juga untuk mengentaskan kemiskinan ekstrim, kata Yasor Victor Sawo ketika ditemui di ruang kerjanya, Jum'at (19/07/2024).


"Tidak hanya sumber dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dalam hal ini dari pusat, tetapi juga secara fungsi dinas ketahanan pangan untuk mewujudkan atau merealisasikan program-program mengentaskan kemiskinan ekstrim, penurunan angka stunting dan pencegahan inflasi," ucapnya.


Victor Sawo menyampaikan, mengalokasikan anggaran dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang terutama bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus), untuk peningkatan ketahanan pangan keluarga. Lewat penyediaan dan penyaluran bantuan pangan, yaitu beras, minyak goreng dan telur, yang nantinya dialokasikan secara khusus untuk beras sifatnya cadangan pangan pemerintah daerah.


"Sebanyak 16 ton untuk bantuan pangan berkaitan dengan penurunan angka stunting di Nabire dialokasikan beras sebanyak 25 ton," katanya.


Untuk penerima bantuan mereka yang dikatagorikan yang ada dalam stunting, di beberapa tepat, lokasi, distrik dan kampung yang ada di kabupaten Nabire.


Lanjutnya, untuk 2024 cadangan pangan ada di Distrik Yaro, Distrik Uwapa, dan Distrik Nabire Barat. Di Yaro itu Kampung Bomopai dan Parauto, dan Distrik Nabire Barat adalah Kampung Waroki, Distrik Uwapa di Kampung Gamei Jaya.


Kemudian untuk bantuan pangan terkait dengan sasaran daripada stunting ada diempat lokasi, yakni Distrik Wanggar itu di Kampung Karadiri, Distrik Nabire ada di Kelurahan Karangmulya, Kampung Samabusa, dan Kaliharapan yang untuk dipersiapkan buat bantuan pangan.


Menurut Victor Sawo, bantuan pangan bertujuan untuk, mencukupi dan menjaga stabilisasi pasokan harga serta stok pangan mencegah atau menekan terjadinya angka kemiskinan juga untuk pengendalian inflasi kemudian kemiskinan ekstrim yang ada di kabupaten Nabire.


"Kami berharap dengan adanya intervensi lewat beberapa kegiatan juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap empat program nasional yang ada di Kabupaten Nabire," pungkasnya.(sam)