NABRIE – Dinas Peternakan Kabupaten Nabire siap untuk mensukseskan program Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si, terkait ayam potong di daerah ini. Seperti dikatakan Plt. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nabire, Melkias Yeimo, pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan dengan para peternak ayam potong yang ada di Nabire. Tujuannya, kata dia, ingin mengetahui seberapa kemampuan produksi ayam ternak yang bisa dihasilkan oleh peternak di Kabupaten Nabire.

“Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Bupati Nabire yang berencana untuk memenuhi kebutuhan ayam potong untuk Kabupaten Nabire dan kabupaten lainnya di wilayah Meepago, dari hasil peternak ayam potong lokal Nabire. Intinya, kami dari Dinas Peternakan akan menindaklanjuti arahan bupati dan turut mensukseskan visi misi Bupati Nabire, dalam hal ini berkaitan dengan pemberdayaan peternak ayam potong lokal Nabire,” ujar Melkias Yeimo kepada Papuapos Nabire di ruang kerjanya, Senin (28/3/22) kemarin.

Lebih lanjut dikatakan, dalam kebijakan yang dikeluarkan Bupati Nabire ini bertujuan untuk memotivasi peternak ayam potong lokal Nabire. Selain itu, dengan kebijakan yang diambil ini juga merupakan bentuk pemberdayaan yang dilakukan pemerintah daerah terhadap masyarakatnya, terlebih khusus untuk mereka yang berprofesi sebagai peternak ayam potong.

“Bupati rencana akan gelar pertemuan dalam minggu ini kalau tidak ada halangan atau tugas lain. Rencana pertemuan dengan para peternak ayam potong semua yang ada di Nabire, untuk menjawab rencana bupati. Pertemuan itu untuk cari tahu berapa yang peternak Nabire bisa produksi,” tuturnya.

Melalui pertemuan nantinya, bupati akan mencari tahu kemampuan produksi dari para peternak ayam potong di Kabupaten Nabire. Apakah masih ada sharing jumlah stok akan diketahui setelah ada hasil pasti dari pertemuan nantinya. Bisa saja produk ayam potong lokal Nabire menjadi prioritas pertama dan jika masih kekurangan stok, akan dipenuhi dari luar. Hingga pada akhirnya sampai pada saat dimana peternak ayam potong local Nabire mampu memenuhi semua kebutuhan ayam potong untuk pasar di Kabupaten Nabire bahkan hingga ke sejumlah kabupaten di wilayah Meepago. 

“Target kita disini, kalau kebijakan bupati itu secara bertahap, maka di dinas juga kedepan sudah siap untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya menunjang kebijakan bupati soal menjawab kebutuhan ayam potong dari masyarakat lokal,” tuturnya.

Ditegaskan Melkias Yeimo, bagi pihaknya di Dinas Peternakan, menerima itu sebagai pintu untuk mendorong masyarakat untuk bangkit memulai usaha memelihara ayam potong. (ros)