NABIRE - Bertempat di Aula Pertemuan Distrik Kota, Selasa (14/11), Sekretaris Dinas Perindustrian Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd,M.Pd secara resmi membuka kegiatan Industri Bordir, dengan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 20 peserta yang terdiri dari ibu-ibu asli Papua yang berdomisili di Kabupaten Nabire. Dalam sambutannya sekretaris dinas mengatakan, setelah kegiatan pelatihan industri bordir ini selesai dilaksanakan, ibu-ibu atau mama yang kini telah mengikuti pelatihan tidak langsung berhenti, akan tetapi diharapkan untuk dapat ditindaklanjuti lagi dengan kegiatan bentuk kelompok akan tetapi juga pribadi, asal kegiatannya dapat aktif berjalan. Karena diharapkan apa yang telah didapat lewat pelatihan industri bordir ini jangan sampai berakhir sampai selesai pelatihan, akan tetapi ibu-ibu asli Papua yang mengikuti pelatihan ini bisa secara langsung menerima pesanan ukuran baju. Sebab Dinas Perindustrian punya rencana jika sudah jalan baik di lapangan. Para ibu-ibu yang membuat kelompok bordir bisa secara langsung menerima pesanan baju dinas dari semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Kabupaten Nabire ini, karena mama–mama asli Papua juga bisa, sebab kita harapkan kedepan ibu-ibu bisa membuka tempat-tempat ketrampilan yang tersebar di daerah ini. Untuk itu, apa yang didapatkan pada hari ini kiranya terus ditindaklanjuti dengan bentuk kelompok-kelompok bordir di tengah-tengah masyarakat, karena kedepan pada tahun 2018 juga ada kegiatan atau program pelatihan otomotif bagi putra-putra asli Papua dengan harapan dua kegiatan ini bisa memberikan nilai manfaat bagi orang asli Papua di Nabire.(des)