Dinas Pendidikan Monitoring ANBK Tingkat SMA/SMK
NABIRE - Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, di hari pertama, Senin (28/08/23) pukul 09.00 WIT melakukan kunjungan Monitoring Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tingkat SMA/SMK Tahun 2023. Hari pertama, SMA Negeri 1 Nabire dan SMK Negeri 1 Nabire mendapat giliran kunjungan monitoring ANBK. Monitoring ANBK ini merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang di lakukan setiap tahun. Dimana tujuan dari pada monitoring ANBK ini, adalah untuk mengetahui sejauh mana mutu pendidikan sekolah tersebut. Dan Siswa yang di libatkan dalam monitoring ANBK adalah Siswa Kelas 11 SMA/SMK.

NABIRE - Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, di hari pertama, Senin (28/08/23) pukul 09.00 WIT melakukan kunjungan Monitoring Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tingkat SMA/SMK Tahun 2023. Hari pertama, SMA Negeri 1 Nabire dan SMK Negeri 1 Nabire mendapat giliran kunjungan monitoring ANBK. Monitoring ANBK ini merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang di lakukan setiap tahun. Dimana tujuan dari pada monitoring ANBK ini, adalah untuk mengetahui sejauh mana mutu pendidikan sekolah tersebut. Dan Siswa yang di libatkan dalam monitoring ANBK adalah Siswa Kelas 11 SMA/SMK.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pijer saat diwawancarai wartawan mengatakan, selain dari Dinas Pendidikan Nabire, Tim dari Balai Pelatihan Mutu Pendidikan (BPNP) Provinsi Papua dan Pengawas SMA/SMK Dinas Pendidikan Nabire juga ikut dalam monitoring tersebut.
Dengan melihat hasil dari ANBK nanti, ketika ada kekurangan, akan di perhatikan oleh Pemerintah Pusat untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam hasil monitoring ANBK ini. Tetapi juga, Pemda Nabire melalui Dinas Pendidikan akan memberikan dukungan kepada sekolah-sekolah yang mungkin belum bisa melaksanakan ANBK. Sehingga, diharapkan di tahun 2024 mendatang seluruh Sekolah SMA dan SMK yang ada di Nabire bisa mengikuti ANBK.
“ANBK ini adalah program Kemendikbud yang sangat positif sekali, untuk bagaimana mengevaluasi kemampun anak-anak didik yang nantinya secara nasional akan diambil sampelnya terutama kemampuan dan prosesnya,” ungkap Dina Pijer.
Dirinya mengakui, sekolah yang mengikuti ANBK tahun 2023 lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya, dimana salah satu syaratnya sekolah tersebut harus memiliki fasilitas Laboratorium Komputer, sedangkan untuk SMA dan SMK di Nabire hampir semua sekolah memiliki Laboratorium Komputer, sedangkan yang belum memiliki Laboratorium Komputer, sementara ini bergabung dengan Sekolah-sekolah yang memiliki Lab. Komputer.
Selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire dirinya berharap, semoga ANBK yang sementara berlangsung di sekolah-sekolah dapat berjalan dengan lancar, dan mendapat hasil yang memuaskan. sehingga, Nabire juga bisa di kenal mutu dan pendidikan tidak ketinggalan di banding sekolah-sekolah lainnya yang ada di Indonesia. Dan di harapkan di tahun 2024 semua Sekolah bisa mengikuti ANBK 100 %. (cad)
Bagikan artikel ini



