NABIRE - Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire diminta untuk turun secara aktif memantau jalannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka bagi jenjang pendidikan SMP/MTs dan SMA/SMK serta MA. Tak hanya itu, dinas juga diharapkan untuk memantau KBM pembagian tugas atau soal bagi jenjang pendidikan TK dan SD di wilayah kota. Dan meminta kepada pihak sekolah agar dalam pelaksanaan KBM tatap muka langsung maupun pembagian tugas, guru kelas dan wali kelas serta guru bidang studi wajib melakukan kegiatan absen harian berdasarkan bidang studi atau mata pelaran.

Sebab berdasarkan data yang dihimpun wartawan media ini di beberapa sekolah, terlihat ada sejumlah murid yang menggunakan seragam sekolah tetapi tidak sampai di sekolah dan masuk kelas mengikuti KBM tatap muka bersama teman-temannya. Untuk itu Kepala Dinas Pendidikan bersama para Kepala Bidang (Kabid) dan para pengawas agar turun lapangan dan melakukan survey kelas di semua sekolah.  Baik sekolah swasta maupun sekolah negeri yang ada di wilayah Kota Nabire. Karena sesuai dengan pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire pada beberapa saat lalu, KBM tatap muka yang sedang berlangsung bagi jenjang pendidikan SMP/MTs dan SMA/SMK, masih dalam pemantauan. 

Sehingga banyak hal harus dilakukan guna suksesnya KBM. Hal lain yang ditemukan juga oleh wartawan media ini, selama adanya KBM tatap muka yang sudah berlangsung kurang lebih satu bulan ini bagi jenjang pendidikan SMP/MTs dan SMA/SMK dengan sistim KBM pembagian angka ganjil dan genap harus diperketat lewat absen harian kelas dan juga guru bidang studi atau mata pelajaran. Sebab dalam KBM tatap muka yang sudah berlangsung satu bulan ini tidak semua murid masuk kelas sesuai pembagian angka ganjil dan genap. Dinas pendidikan harus melakukan kunjungan kelas langsung dan hanya mendapatkan laporan dari pihak sekolah. (des)