Dinas Pendidikan Diminta Atur Zonasi Pemerataan Murid Baru
NABIRE - Jelang pembukaan tahun pelajaran baru 2022/2023, Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire diminta untuk kembali mengatur zonasi penerimaan murid baru. Agar semua murid SMP/MTs yang baru lulus terbagi habis dan merata di semua sekolah SMA, SMK dan MA yang ada di daerah ini.

NABIRE - Jelang pembukaan tahun pelajaran baru 2022/2023, Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire diminta untuk kembali mengatur zonasi penerimaan murid baru. Agar semua murid SMP/MTs yang baru lulus terbagi habis dan merata di semua sekolah SMA, SMK dan MA yang ada di daerah ini.
Sebab berdasarkan fakta di lapangan, sekolah SMA dan SMK swasta yang ada di daerah ini tidak kalah saing dengan SMA dan SMK negeri. Sekolah swasta juga mengajar mata pelajaran yang sama dengan sekolah negeri, hanya bedanya mungkin saja soal jurusan.
“Selaku kepala sekolah swasta meminta agar pengaturan zonasi penerimaan dapat diatur lebih cepat oleh Kepala Dinas Pendidikan dengan memberikan batasan penerimaan murid baru bagi sekolah besar SMA dan SMK negeri yang ada di daerah ini,” ujar Kepala Sekolah SMA Bhakti Mandala Nabire, Agustinus Ambadatu, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Selasa (10/5/22).
Ditambahkan, jika peserta didik punya masalah dan tidak naik kelas barulah dilempar ke sekolah awasta.
Dirinya selaku kepala sekolah SMA swasta menilai zonasi penerimaan murid baru yang selama ini berjalan hanya berlaku di sekolah-sekolah negeri. Tetapi ada masalah kenakalan atau malas ke sekolah serta tidak naik kelas, barulah dipindahkan ke sekolah swasta.
“Berdasarkan data dan fakta di lapangan selama ini di akhir tahun pelajaran, rata-rata pada saat anak tidak naik kelas karena suka malas dan bolos dipindahkan ke sekolah swasta. Namun kami sekolah swasta punya prinsip siap menolong dan menyelamatkan anak bangsa,” ujarnya.
Dirinya meminta agar Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire agar mengambil langka mengatur zonasi penerimaan murid baru ke semua sekolah negeri dan swasta. Karena pihaknya sama-sama mempunyai tujuan mencerdaskan anak-anak bangsa yang ada di daerah ini. (des)
Bagikan artikel ini



