PANIAI – Para guru TK/PAUD, SD, SMP, SMA, SMK se-Kabupaten Paniai mengikuti Bintek Kompetensi Pengembangan Kurikulum 2013 di Paniai, Kegiatan ini digelar di SMA Negeri 1 Paniai Timur, selama tiga hari dari  tanggal 20 hingga 22 Januari 2015.   Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Paniai, Drs. Amatus A. Tatogo, S.Pd, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan, untuk mensukseskan program kerja dari menteri pendidikan, kita harus bekerja keras demi perubahan masa depan anak-anak Papua khususnya di Kabupaten Paniai. Tatogo juga mengatakan guru-guru yang selalu setia mengabdi di pelosok-pelosok seperti di Distrik Siriwo, Bogobaida, Dumadama, kondisi ketiga distrik ini harus prioritaskan. “Guru-Guru harus ada di tempat tugas jangan berkeliaran di sekitar kota pada jam-jam belajar,” tuturnya. Sejak hadirnya judi Togel di Papua, guru yang setia di sekolahnya, selalu ke kota untuk rumus Togel, dan mereka lupakan mengajar di sekolahnya. Ketua LPMP Papua, Hulman Simanjuntak juga sempat menyampaikan dalam materinya, di Kurikulum 2013 harus anak-anak belajar kelompok supaya yang tidak bisa mengerti jadi bisa mengerti. Tetapi pada saat Ujian Nasional tidak bisa kerja sama/kerja kelompok. Kata Hulman, ada beberapa standar yang harus diperhatikan di sekolah. Standar Kelulusan, Standar Penilaian, Standar Pengetahuan dan Standar Ketrampilan. Dalam Materi juga disampaikan, siswa harus produktif, inovatif dan kreatif dalam materi yang diterimanya di sekolah oleh guru.   Jumlah peserta yang mengikuti Bintek adalah guru TK/PAUD sebanyak 15 orang, guru SMP 25 orang dan SMA/SMK sebanyak 40 orang. (PAY)