Dinas Koperasi Usai Survei Usaha Produktif di Deiyai
DEIYAI – Kabupaten Deiyai merupakan salah satu kabupaten di Papua yang telah memiliki potensi perekonomian rakyat, khususnya usaha pro
Bagikan
DEIYAI – Kabupaten Deiyai merupakan salah satu kabupaten di Papua yang telah memiliki potensi perekonomian rakyat, khususnya usaha produktif yang dimiliki masyarakat Deiyai. Untuk melihat dari sejumlah usaha produktif, pemerintah daerah melalui dinas terkait, Dinas Koperasi, melakukan survei di lapangan di 5 distrik yaitu di Distrik Tigi, Tigi Barat, Tigi Timur, Kapiraya dan Bouwobado, dengan tujuan melihat dari dekat kondisi dan perkembangan usaha produktif yang dimiliki oleh masyarakat.Berdasarkan hasil survei, pihaknya telah berhasil mengimpun data usaha produktif yang dimiliki warga di lima distrik, mencapai sekitar puluhan usaha produktif, salah satu diantaranya adalah usaha produktif olahan jahe dan jenis usaha produktif lainnya. Kepala Dinas Koperasi Deiyai melalui Kepala Bidang Usaha Produktif, Samuel Doo, S.Sos, menjelaskan, pihaknya telah melakukan survei pada sejumlah usaha produktif yang ada di Deiyai, dengan tujuan melihat dari dekat perkembangan dan kondisi usaha produktifnya, yang nantinya akan menjadi perhatian serius dari dinas terkait. “Apa yang telah dihimpun di lapangan akan menjadi sebuah catatan kedepan, dapat memberikan perhatian secara serius dari pemerintah bahkan dari semua pihak terkait. Dan hal dimaksud perlu didukung juga dengan koordinasi kerja diantara dinas terkait bahkan dengan pihak terkait, baik lembaga swasta maupun instansi pemerintah terkait lainnya untuk lebih mendorong usaha produktif yang dimiliki warga,” ungkapnya. Jelasnya, banyak warga yang telah memiliki usaha produktif, namun belum ada perkembangan yang begitu pesat karena kurang mendorong mereka dalam mengembangkan usahanya. Sehingga usaha produktif warga masih membutuhkan dukungan, dorongan dari berbagai pihak terkait, terutama pemerintah daerah. “Saya rasa dengan sentuan–sentuan dari berbagai pihak kepada pengusaha, tentu akan terjadi suatu perubahan dalam usahanya. namun sepanjang belum sentuan tidak akan mengalami suatu perubahan dalam usahanya. Sehingga kondisi dimaksud akan menjadi tanggung jawab semua pihak terkait, dalam rangka memperbaiki ekonomi kerakyatan di daerah,” katanya. Oleh sebab itu, dirinya berharap kepada semua pihak bersama pemerintah daerah, sama–sama koordinasi dan mendorong usahanya produktifnya agar ekonomi kerakyatan di daerah akan terus terbangun, sehingga nantinya melalui hasil usaha mereka akan dapat memperbaiki taraf hidup keluarga, masyarakat. “Hasil yang diperoleh melalui usahanya, tentu akan menjawab kebutuhan keluarga. Namun karena belum ada perkembangan usahanya maka kedepan perlu perhatian serius dari berbagai pihak dan pemerintah,” tambahnya. (henbob)
Bagikan artikel ini



