Dinas Koperasi Dan UKM Dogiyai Gelar Pelatihan Perbengkelan Bagi Wirausaha Pemula
NABIRE - Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai yang berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Dogiyai menggelar Pelatihan Perbengkelan Bagi Wirausaha Pemula Kabupaten Dogiyai. Kegiatan digelar Rabu (7/6/23) lalu. Pelatihan dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Kabupaten Dogiyai, Drs. Petrus Agapa, M.Si, yang diwakili oleh Plh. Sekda Kabupaten Dogiyai, M. Basri, M.Si, yang ditandai dengan penyerahan seragam latihan dan alat perbengkelan, bertempat di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai.

NABIRE - Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai yang berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Dogiyai menggelar Pelatihan Perbengkelan Bagi Wirausaha Pemula Kabupaten Dogiyai. Kegiatan digelar Rabu (7/6/23) lalu. Pelatihan dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Kabupaten Dogiyai, Drs. Petrus Agapa, M.Si, yang diwakili oleh Plh. Sekda Kabupaten Dogiyai, M. Basri, M.Si, yang ditandai dengan penyerahan seragam latihan dan alat perbengkelan, bertempat di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai.
Dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan Plh. Sekda Kabupaten Dogiyai M. Basri, M.Si sebelum membuka Pelatihan Perbengkelan Bagi Wirausaha Pemula Kabupaten Dogiyai mengatakan, kebijakan Pembangunan yang di terapkan oleh pemerintah Provinsi Papua Tengah , dan khususnya di Kabupaten Dogiyai, terus di upayakan agar dapat memenuhi berbagai ketimpangan pembangunan yang di rasakan selama ini, terutama dalam pemenuhan hak-hak dasar masyarakat yang sebelumnya terpenuhi, diantaranya adalah kesenjangan sosial dan rendahnya pendapatan masyarakat.
Kata bupati, Pelatihan Perbengkelan Bagi Wirausaha Pemula Kabupaten Dogiyai adalah merupakan salah satu upaya Pemerintah yang bertujuan untuk membekali ketrampilan dalam memanfaatkan potensi-potensi yang ada, sebagai peluang ekonomi yang di harapkan dapat meningkatkan taraf hidup yang nantinya bermuara pada terwujudnya masyarakat yang sejahtera, mapan dalam ekonomi, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP).
Selaku Pimpinan Daerah, dirinya berterima kasih kepada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai yang telah bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupten Dogiyai untuk saling berkolaborasi untuk membuat sebuah program kegiatan, dan juga kepada para Peserta Pelatihan Perbengkelan Bagi Wirausaha Pemula Kabupaten Dogiyai, sehinga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik.
Penjabat Bupati Kabupaten Dogiyai berharap, para Peeserta Pelatihan dapat mewujudkan dan merealisasikan apa yang di dapat selama Pelatihan berlangsung. Sehingga, Kegiatan Pelatihan tersebut tidak hanya di jadikan sebuah program rutinitas semata.
“Saya percaya bahwa peserta pelatihan akan mampu mewujudkannya, karena daerah kita ini mampu, mampu menghasilkan manusia yang berkualitas dan mampu bersaing dengan yang lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai, Nopir Pauwang, S.Pt., MAP dalam sambutannya mengatakan, bahwa Koperasi dan UKM memiliki kontribusi atau peranan cukup besar dalam perekonomian daerah dikabupaten Dogiyai, salah satunya yaitu, Perluasan kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat di Kabupaten Dogiyai.
Kata dirinya, Pelatihan Kewirausahaan ini, akan memberikan ruang kesempatan kepada pelaku Koperasi dan UKM dalam meningkatkan kapasitasnya, membuka peluang kemitraan, megembangkan jejaring usaha, meningkatkan produktivitas, saling promosi, dan meningkatkan motivasi serta kepercayaan diri dalam menjalankan usahanya.
“Saya berpesan dan mengharapkan agar seluruh peserta pelatihan dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, untuk menambah pengetahuan dan wawasan serta keterampilannya. Sehingga, mampu menjadi pelaku usaha yang tangguh, mandiri, produktif dan inovatif serta punya daya saing yang sangat kompetitif saat ini,”tutur, Nopir.
Kata dirinya, peserta yang mengikuti Kegiatan Perbengkelan Bagi Wirausaha Pemula Kabupaten Dogiyai terdiri dari 35 peserta, yang berasal dari beberapa Distrik, yang nantinya akan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu Pelatihan Perbengkelan Motor dan Mobil. Serta, kegiatan ini berlangsung kurang lebih selama 1 bulan, namun dalam pelatihan ini hanya sebatas pelatihan dasar-dasar perbengkelan, seperti cara menambal ban, ganti ban, ganti oli, ganti kampas pada kendaraan bermotor dan sejumlah pelatihan lainnya. kegiatan ini tidak sampai pada pelatihan saja, namun ada pendampingan lanjutan sampai pada tahap kemandirian bagi kelompok.
“Sekali lagi saya berpesan kepada para peserta, mari manfaatkan momen ini untuk menambah pengetahuan kita dalam pelatihan ini, dan saya mengajak kita semua untuk melakukan aktifitas kita dengan hal-hal yang positif yang bisa menambah penghasilan untuk kesejahteraan keluarga kita. Mari kita wujudkan “DOGIYAI DOU ENA” atau Dogiyai terlihat indah. Namun, sebelumnya mari kita letakkan satu dasar yaitu “ENAIMO DOGIYAI MAKII ANIGOYAWI” yang berarti Bersama membangun Dogiyai, sehingga Dogiyai Kelihatan indah dapat terwujud,” tuturnya. (cad)
Bagikan artikel ini



