Dinas Ketahanan Pangan Optimalkan Kios Pangan untuk Stabilitas Harga

NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Ketahanan Pangan terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dijalankan adalah pengoptimalan Kios Pangan yang beroperasi langsung di kantor dinas tersebut untuk mempermudah akses pangan murah bagi warga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo, S.P., M.Si, menjelaskan saat ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan pelaku usaha lokal. Untuk komoditas protein, dinas melibatkan salah satu usaha peternak telur ayam lokal guna memastikan suplai telur ayam di Kios Pangan selalu tersedia bagi masyarakat dengan kualitas yang baik.
Selain telur, Kios Pangan ini juga memperkuat kemitraan strategis dengan pihak Bulog (Dolog). Fokus utama kemitraan ini adalah pada penyaluran dan penyerapan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Dengan skema ini, Kios Pangan berfungsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam mendistribusikan beras berkualitas kepada warga.
Yasor menekankan bahwa Kios Pangan ini mengusung konsep ‘Rumah Pangan Keluarga’. Oleh karena itu, komoditas yang dijual, terutama beras SPHP, merupakan beras subsidi dengan harga yang sudah dipatok sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal ini bertujuan agar masyarakat ekonomi menengah ke bawah dapat menjangkau kebutuhan pokok tanpa terbebani fluktuasi harga.
"Kios pangan ini hadir dengan harga yang masih di bawah harga pasar. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pilihan belanja yang lebih terjangkau untuk memenuhi kebutuhan harian keluarga mereka," ujar Yasor Victor Sawo saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Jumat (09/01/2026).
Lebih lanjut, Yasor memastikan layanan ini bukan bersifat sementara atau musiman. Kios Pangan Dinas Ketahanan Pangan akan terus dibuka setiap hari mengikuti jam kerja kantor. Hal ini dimaksudkan agar pelayanan kepada masyarakat dalam pemenuhan pangan murah dapat berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan.
Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa keberadaan Kios Pangan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah secara rutin. "Meskipun tidak sedang ada program Gerakan Pangan Murah (GPM) secara besar-besaran, Kios Pangan ini tetap menyediakan stok dengan harga di bawah pasar setiap harinya," pungkasnya. (sam)
Bagikan artikel ini



