NABIRE - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah pusat mulai menunjukkan progres di lapangan. Namun, percepatan operasional dapur MBG di Kabupaten Nabire ternyata masih dihadapkan pada kendala teknis terkait standar sanitasi dan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, S.T., M.T., menyoroti adanya ketidaksesuaian antara Petunjuk Teknis (Juknis) dengan kondisi riil di lapangan. Ia mengungkapkan temuan bahwa banyak dapur MBG belum memenuhi standar higienitas yang ditetapkan.

"Kalau kita lihat Juknis dapur MBG ya, standarnya itu sebenarnya tidak boleh dapur lengket dengan MCK (Mandi, Cuci, Kakus), harus pisah," ujar Arfan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (02/03/2026).

Kenyataan yang terjadi saat ini, lanjut Arfan, posisi MCK justru menempel langsung dengan area dapur. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko kontaminasi silang dan mengancam kesehatan makanan yang akan disajikan kepada penerima manfaat.

Pihak DLH menyadari, ketidaksesuaian ini terjadi karena adanya tekanan target waktu yang harus dipenuhi. Percepatan operasional dapur MBG dikejar agar program dapat segera berjalan sesuai jadwal yang ditentukan.

"Tapi karena program ini harus jalan, harus segera dengan target-target bahwa harus sekian dapur MBG harus beroperasi, itu menjadi mungkin (kondisi tidak standar)," jelas Arfan.

Meskipun memahami adanya kebutuhan untuk bergerak cepat, Arfan menekankan aspek kesehatan dan sanitasi tetap tidak bisa diabaikan begitu saja. Dapur umum seharusnya menjadi tempat yang higienis untuk mengolah makanan.

Sebagai instansi pengawas, DLH Kabupaten Nabire menegaskan akan terus melakukan pemantauan ketat terhadap operasional dapur-dapur tersebut. Pengawasan dilakukan untuk meminimalisir dampak buruk dari ketidaksesuaian infrastruktur tersebut.

"Intinya kami dari lingkungan hidup selalu melakukan pengawasan," tegas Arfan terkait peran instansinya dalam mengawal program ini.

Ke depannya, DLH berharap ada perbaikan infrastruktur secara bertahap agar dapur MBG di Nabire dapat memenuhi standar keamanan pangan yang layak. Hal ini penting agar tujuan utama program MBG untuk meningkatkan gizi masyarakat dapat tercapai tanpa menimbulkan risiko kesehatan baru.(sam)