Diklatsar PMR di SMPN 4 Meningkatkan Kepedulian Antar Sesama

NABIRE – Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 4 Nabire, Suwandi, S.Pd., M.pd, dalam wawancaranya mengatakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Palang Merah Remaja (PMR) bagi SMPN 4 Nabire merupakan salah satu program yang disiapkan untuk anak-anak dan meningkatkan kepedulian diantara sesama.

Ia menambahkan PMR di SMPN 4 sangat dibutuhkan, dikarenakan anak-anak yang memiliki kemampuan dalam rangka membantu guru-guru, di mana nantinya sekolah melakukan kegiatan yang melibatkan siswa sedemikian banyak. Seperti melalukan upacara dan kegiatan yang melibatkan banyak siswa. Kadang ada anak-anak yang merasakan sakit, atau mungkin terluka dan kesiapan fisik yang tidak maksimal dan terjadi kelelahan.
“Kami mencoba memfasilitasi anak-anak untuk mempunyai kemampuan bagaimana caranya nanti ketika ada teman-teman yang mengalami kelelahan atau kesakitan, kami berharap melalui pendidikan dasar kepalangmerahan ini anak-anak bisa berbuat dan bisa membantu memberikan pertolongan pertama,” kata Suwandi ketika ditemui di Sekolah SMPN 4 Nabire, Rabu (6/8/2025).
Suwandi menambahkan, ketika anak-anak mempunyai kemampuan dan kompetensi melakukan pertolongan pertama, kepada siapa saja yang mengalami kesulitan dan kesakitan. Ke depan akan membentuk karakter anak-anak menjadi karakter yang sangat mulia.
Ia juga menambahkan, dasar dari pada kegiatan Diklatsar ini dikarenakan diperkuat oleh program pendidikan untuk dikembangkan dan disosialisasikan terkait dengan 7 kebiasaan anak-anak Indonesia, di mana salah satunya hidup bermasyarakat.
Adapun Pembina PMR SMP 4 Nabire, Ramlah, S.Pd.,Gr mengatakan yang mengikuti kegiatan Diklatsar PMR tingkat madya di SMPN 4 ada 64 siswa.

Ia menambahkan, Aadapun materi yang diberikan tentang sejarah PMR, prinsip-prinsip dasar dan anatomi faal. Pemateri yang diberikan dari Kepsek sendiri, pembina dan pelatih PMR tingkat madya.
Harapan dari pada Diklatsar ini agar berlanjut, dan dilaksanakan setiap hari Jum’at dan untuk Diklatsar ini dilaksanakan selama 5 hari.
Di sisi lain, Pelatih PMR Wira, Ns. Ardiansa, S.Kep.,M.Kes, mengatakan harapannya semakin banyak PMR yang terbentuk di sekolah-sekolah lain biar komunitasnya semakin besar dan bisa buat-buat event khusus untuk anak-anak PMR se-Nabire.
“Sebagai pelatih PMR tentunya akan mendukung program kegiatan-kegiatan di sekolah-sekolah, agar PMR lebih maju ke depannya,” tutupnya.(edi)
Bagikan artikel ini



