NABIRE – Diharapkan agar Paus memberikan uskup Orang Asli Papua (OAP) untuk memimpin Keuskupan Timika. Demikian harapan yang disampaikan dalam sambutan tertulis Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si yang dibacakan Plt. Sekda Kabupaten Nabire, Herman Kayame, ST, MT, Minggu (12/2/23), seusai perayaan misa perdana di Gereja Paroki Santo Antonius Padua Bumi Wonorejo.

Dikatakan, kehadiran Uskup OAP di tempat ini dapat memberikan hikmat, berkat dan rahmat untuk semua agar daerah ini menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. 

“Pada tanggal 29 Oktober 2022 silam, mantan Uskup Jayapura Uskup Emelius Mqr Leo Laba Ladjar OFM membacakan surat keputusan dari duta besar Vatikan kita semua kaget sambil bersatu melangsungkan nada syukur menampilkan panjang dalam doa-doa dan puasa,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, Keuskupan Tanah Papua dipimpin OAP hari ini Tuhan sudah terjawab. 

“Uskup Matopai sedang hadir bersama kita hari ini di sini. Mqr Yanuarius Theofilus Matopai You Pr di tengah masyarakat Nabire, menjadi sebuah kebanggaan tersendiri karena lebih dari itu, untuk pertama kali dalam sejarah peradaban orang Papua dari Vatikan ini orang Papua memimpin tanah airnya sendiri khususnya Keuskupan Jayapura,” tuturnya.

Dirinya mengajak kita sekalian khususnya orang-orang tua selalu membina dan memberikan contoh yang terbaik agar anak-anak kita bisa menjadi seorang pastor dan suster pada kemudian hari.

“Saya yakin dan percaya keluarga katolik dari tahun ke tahun selalu menghadirkan seorang pastor di tengah-tengah umat hari menjadi kekuatan tersendiri di tengah arus perubahan dinamika kehidupan yang semakin hari meninggalkan nilai-nilai yang diajarkan oleh Yesus Kristus. Oleh karena itu, sekali lagi saya mengajak agar tradisi ini terus dipelihara dan jaga di gereja katolik yang sudah dilandaskan oleh Paus pertama Santo Petrus sebagai murid pertama,” pungkasnya. (modes)