NABIRE - Bertempat di Aula Hotel Getz Kabupaten Nabire, Rabu (10/11/25), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Papua Tengah menggelar pembekalan tim untuk survei pendataan potensi daerah maupun prestasi dan data pengusaha asli Papua (OAP) dengan akses modal/pasar, serta inovasi digital untuk menarik investasi, mendorong hilirisasi dan menjadikan Kadin sebagai motor penggerak ekonomi berbasis potensi non-tambang, sesuai arahan Gubernur dan kepengurusan baru Kadin Provinsi Papua Tengah. 

Ketua Kadin Papua Tengah Alexander G. Gobai, SE, kepada Papuapos Nabire mengatakan, kegiatan hari ini pembekalan tim untuk survei pendataan potensi daerah maupun prestasi dengan data dan potensi-potensi dari 8 kabupaten untuk melaksanakan visi-visi dari Gubernur Papua Tengah agar ekonomi bisa bertumbuh dari lokal, nasional sampai di tingkat dunia.

"Potensi ini juga akan berperan aktif ketika kita sudah punya data ini. Kita bisa menyampaikan argumen-argumen kepada para investor," ujarnya.

Dengan data ini selanjutnya, akan digunakan agar investor bisa masuk di Papua Tengah baik di bidang pertanian, di perkebunan, perternakan dan perikanan dan di hal-hal lainnya. Sehingga pertumbuhan ekonomi di Papua Tengah ini bisa tumbuh dengan baik.

Gobai menambahkan, tim Kadin dalam waktu dekat akan turun ke lapangan mendata di tingkat kabupaten, potensi mana yang paling unggul dan prioritas agar investor-investor bisa masuk dan membuka lapangan kerja bagi teman-teman di kabupaten dalam rangka mengatasi pengangguran yang cukup tinggi di Provinsi Papua Tengah.(rob)