Delfian Giay Ajak Kepala Suku Duduk Bersama, Jangan Saling Membunuh

NABIRE - Dengan suara lantang dan penuh semangat, salah satu Tokoh Agama, Pendeta Delfian Giay, ketika menyampaikan pesan kepada masyarakat yang menghadiri syukuran dan sosialisasi Kepala Suku Besar Wilayah Meepago. Intan Jaya menangis, Mulia menangis dan Nduga menangis, sekarang kepala-kepala suku yang ada di seluruh Papua untuk duduk bersama dan bagaimana mencari solusi serta jalan keluar dan jangan bikin budaya baru di atas tanah ini.

"Jangan jadikan budaya saling membunuh satu dengan yang lain, Tuhan sudah kasih apapun ke kami dan kita harus saling menjaga orang-orang yang ada di Papua, maupun yang pendatang ataupun yang ada di Papua, mari kita sekarang juga kasih kepercayaan kepada kepala-kepala suku dan mari kita kumpul bersama lalu kita bicara sama-sama dan selesaikan masalah yang ada di Papua," ujar Delfian di Terminal Bumiwonorejo, Rabu (22/10/2025).
Ia menegaskan jangan bikin budaya baru yang membunuh dan merusak, karena Tuhan akan membinasakan orang yang membunuh orang di atas tanah ini.

"Kepala suku satu antara kepala suku satu perang, itu budaya dari mana. Budaya yang ada di tanah Papua itu jangan membunuh, sebelum pemerintah dan agama, misonaris dari barat datang itu sudah ada di negeri ini," katanya.
Dengan suara lantang, ia kembali mengutarakan agar jangan bikin budaya baru di tanah ini, di dalam nama Yesus, hentikan pembunuhan di atas tanah ini. “Mari duduk sama-sama dan cari solusi untuk masalah yang di Papua ini,” tandasnya.(edi)
Bagikan artikel ini



