NABIRE - Sebanyak delapan ruangan milik SMP Negeri 07 Nabire yang terletak di Kampung Nusantara Kimi Distrik Teluk Kimi mengalami kerusakan serius dan perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Sebab ini menyangkut sarana dan prasarana pendidikan yang digunakan sebagai tempat mencerdaskan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah ini. Kerusakan 8 ruangan milik SMPN 7 Nabire ini karena termakan usia, yang mana sudah 13 tahun kedelapan ruangan ini digunakan, sehingga layak untuk direhap kembali, karena sarana gedung atau ruangan merupakan kunci sukses kemajuan pendidikan.Demikian dikatakan Kepala SMPN 7 Nabire Saloce Yumame, S.Pd.,M.Pd, kepada Papuapos Nabire, Senin (26/9) seraya menambahkan, dari kedelapan ruangan yang rusak itu ada 5 kelas yang rusak dinding dan plafon, termasuk kantor kepala sekolah dan ruang tata usaha.Lebih ironis lagi, ada 4 ruang kelas yang mengalami kerusakan fatal pada bagian jendela, sehingga di bagian belakang ruang kelas tersebut dipasang kawat ram, dengan harapan meskipun rusak serius, namun proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berjalan normal.Pihaknya selaku kepala sekolah dan dewan guru berpikir, ini sekolah besar yang juga bisa dikatakan masih berada di dalam kota, namun kenyataan masih saja ada kekurangan yang harus diperhatikan secara bijaksana oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Nabire. Selaku kepala sekolah dengan motto, katanya “Saya datang bukan untuk dilihat akan tetapi saya datang untuk melihat, sehingga dengan melihat diharapkan akan berbuat lebih banyak untuk sekolah ini agar kedepan lebih baik dari gedung dan juga lebih baik soal kwalitas SDM”.Hal ini bisa dapat dibuktikan dengan jumlah murid secara keseluruhan yang pada awalnya yang dilantik kesini hanya berjumlah 90an murid, namun waktu berjalan dan perhatian terus diberikan, akhirnya kini jumlah murid secara keseluruhan menjadi 201 orang murid.(des)