Dekernasda Deiyai Tampilkan Hasil Kerajian Tangan Warga dalam Pameran di Balikpapan

DEIYAI - Hasil kerajinan tangan dari masyarakat Kabupaten Deiyai, berbagai motif, model dan jenis cukup produktif. Baik kerajinan tangan yang digarap melalui usaha kelompok maupun usaha pribadi. Lantas Pemerintah Deiyai, memberi perhatian melalui Dewan Kerajian Nasional Daerah (Dekernasda) Kabupaten Deiyai.
Dekernasda Kabupaten Deiyai menjadi peserta dalam kegiatan pameran yang diselenggarakan Dekernas Pusat. Pameran tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Dekernas ke-45 tahun 2025, dipusatkan di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Dalam kegiatan pameran kali ini, telah mempromosikan hasil kerajian tangan dari warga Deiyai, berupa aksesori busana budaya, topi, bandol, baju rompi, anak panah, busur dan aksesori lainnya dari bahan serat kulit kayu, anggrek dan bahan lokal lainnya dari Deiyai, yang merupakan produk lokal.
Kontingen Deiyai, yang tampil dengan satu stand dalam kegiatan pameran, full dengan hasil buah karya tangan yang merupakan hasil produk lokal dari warga Deiyai dikanca nasional.
Ketua Dekernasda Deiyai, Fransina Rumbiak Mote mengatakan, wadah Dekernasda Deiyai, baru hadir sudah berumur berapa bulan lalu di tahun 2025. Melalui wadah ini, pernah satu kali ikut pameran di Timika, promosikan hasil kerajinan tangan dari warga pengrajin Deiyai, pada bulan lalu tahun 2025.
"Kami ikut pameran di Balikpapan ini, kali kedua dan mempromosikan hasil hasil produk lokal dari para pengrajin lokal, baik hasil kerajian melalui usaha kelompok maupun usaha pribadi. Semua yang kami bawa hasil produk lokal, berbahan lakal, berupa busana adat maupun aksesori lainnya berbahan lokal, serat kulit kayu dan anggrek dan bahan lokal lainnya," bebernya.
Ketika mengikuti pameran, menurutnya, di hari pertama para pengunjung di Stand Deiyai sangat membludak. Banyak orang yang beli barang, begitu pula di hari kedua dan di hari berikutnya. Sebagian besar yang dijual melalui stand di pameran, banyak yang sudah laku habis, karena barang yang jual bermotif lokal dan bernuansa budaya Papua.
Kedepan, melalui wadah Dekernasda akan berupaya memberikan perhatian serius kepada para pengrajin yang ada di Deiyai, melalui berbagai bentuk perhatiannya agar dapat terus berkembang dan lebih giat bagi para pengrajin untuk mengembangkan usaha produktifnya sesuai bakat kerajian tangan yang dimilikinya.
"Partisipasi dalam kegiatan pameran ini momen yang sangat tempat untuk mempromosikan hasil kerajinan para warga, agar bisa menjadi satu motifasi bagi para pengrajin dalam mengembangkan dan meningkatkan usaha produktifitasnya,” tutup Fransina.(hbb)
Bagikan artikel ini



