Dekat Perkantoran, TPA Kaladiri Akan Berpindah kee Teluk Kimi
NABIRE - Karena berdekatan dengan lokasi pembangunan perkantoran Provinsi Papua Tengah dan tanah milik Kodam, direncanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama Tampat Penanganan Akhir (TPA) Kaladiri dialihkan ke wilayah Distrik Teluk Kimi.

NABIRE - Karena berdekatan dengan lokasi pembangunan perkantoran Provinsi Papua Tengah dan tanah milik Kodam, direncanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama Tampat Penanganan Akhir (TPA) Kaladiri dialihkan ke wilayah Distrik Teluk Kimi.
Standar Operasional Pengelolaan (SOP) TPA harus berjarak kurang lebih 15 KM dari ibukota kabupaten dan juga dari wilayah pemukiman masyarakat. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, TPA Kaladiri jaraknya kurang lebih 3 Km dari lokasi pembangunan perkantoran Provinsi Papua Tengah dan berdekatan dengan tanah Kodam yang hanya berjarak 3 meter.
“Dijadwalkan dalam waktu dekat ini pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire akan berangkat ke Jakarta guna mempresentasikan RT/RW lokasi TPA baru secara langsung,” kata Kepala Bidang Persampahan dan Limbah DLH Kabupaten Nabire, Matius Misi kepada Papuapos Nabire, akhir pekan lalu.
Ditambahkan, jika semua proses administrasi sudah beres, direncanakan tahun 2024 sudah bisa dalam program pembangunan TPA baru.
Dikatakan Matius, programnya diusulkan oleh DLH tetapi kegiatan pembangunan fisiknya ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Nabire. Karena TPA yang akan dibangun ini milik Pemerintah Kabupaten Nabire.
Terkait dengan lokasi tanah yang akan menjadi lokasi TPA baru, kata dia, telah ada. Karena pada beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Nabire telah membebaskan lahan seluas 10 hekar di wilayah Teluk Kimi.
Sehingga dalam kurung waktu yang ada ini TPA Kaladiri tetap masih dapat digunakan sambil menunggu pembangunan lokasi baru TPA yang ada di Teluk Kimi.
“Jika semua sudah baik pasti sudah bisa ada pemindahan TPA ke lokasi baru,” tutur Matius.(des)
Bagikan artikel ini



