Debat Cagub dan Cawagub: Paslon MEGE Menjawab tentang Harga Diri
MIMIKA - Dalam sesi tanya jawab, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, bertanya ke Paslon nomor urut 3, Meki Nawipa dan Deines Geley (MEGE), di baliho dari Paslon 3 ini mengangkat tentang harga diri, yang dimaksudkan harga diri itu seperti apa.

MIMIKA - Dalam sesi tanya jawab, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, bertanya ke Paslon nomor urut 3, Meki Nawipa dan Deines Geley (MEGE), di baliho dari Paslon 3 ini mengangkat tentang harga diri, yang dimaksudkan harga diri itu seperti apa.
Paslon 3 menjawab, yang kita bicara ini tentang harga diri dalam konteks otonomi khusus, bagaimana orang-orang Papua kita membuat regulasi secara khusus untuk mereka bisa dilindungi dengan baik. Hal tersebut dikatakan MEGE dalam debat 1 di Gedung Futsal Timika, Sabtu (19/10/2024) lalu.
Salah satunya ibu dan anak, kadang-kadang karena minuman keras dan penyakit HIV/AIDS, itu membuat orang-orang di sini tidak berkembang secara baik.
"Dari 1969 - 2024, artinya 55 tahun Papua berintegrasi ke Indonesia dan orang Papua itu hanya melahirkan 21.000 per tahun," katanya.
Artinya, angka kematian itu lebih tinggi dari pada angka kehidupan, maka dari itu gubernur akan membuat regulasi untuk bagaimana ada kekhususan buat Orang Asli Papua (OAP), dalam konteks kerangka otonomi khusus.
"Supaya mereka bisa mendapatkan kesempatan yang layak dipekerjaan, sekolah dan beberapa hal terpenting, serta tidak mengabaikan teman-teman non Papua, tetapi bagaimana kita bisa mengangkat mereka, supaya mereka bisa berdiri sama-sama dengan teman-teman lain dari luar Papua, supaya mereka bisa menjadi tuan di atas tanah ini," pungkasnya.(edi)
Bagikan artikel ini



