PUNCAK — Penyaluran Dana Desa (DD) tahap pertama di Kabupaten Puncak kembali dilanjutkan, Selasa (18/8/2026), setelah sempat berlangsung pada 11 Agustus lalu. Kali ini, proses pencairan berlangsung dengan pengamanan ketat aparat TNI dan Polri guna memastikan pelayanan kepada kampung berjalan aman dan tertib.

Sejak pukul 08.00 WIT, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Puncak membuka pelayanan verifikasi administrasi bagi para kepala kampung. Proses verifikasi berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Puncak.

Dari total 206 kampung di Kabupaten Puncak, sebanyak 52 kampung telah menyelesaikan verifikasi administrasi saat penyaluran DD tahap pertama sebesar 40 persen pada 11 Agustus 2026. Sementara dari kampung yang sebelumnya belum melakukan verifikasi, hingga Selasa tersisa sembilan kampung yang belum menyelesaikan proses tersebut.

Kesembilan kampung itu dijadwalkan melanjutkan verifikasi administrasi pada Kamis (19/8/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan proses verifikasi dilakukan secara langsung oleh tim DPMK Kabupaten Puncak. Kepala kampung yang dinyatakan lengkap secara administrasi kemudian memperoleh rekomendasi dari Tim Verifikasi DPMK sebagai syarat untuk melakukan pencairan DD di Kantor Bank Papua Cabang Ilaga.

Proses penyaluran berlangsung aman dan lancar dengan pengamanan berlapis dari aparat Polres Puncak, Kodim 1717/Puncak serta satuan tugas nonorganik TNI/Polri yang berada di Ilaga.

Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes, S.H., S.I.K., M.H., yang didampingi Dandim 1717/Puncak Letkol Inf. Himawan Adi Susanto, S.I.P., mengatakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama proses penyaluran lanjutan DD tahap pertama dalam kondisi kondusif.

“Sampai saat ini masih kondusif. Kita perketat keamanan karena kita belajar dari pengalaman kemarin. Pengamanan kita perketat dan jamnya juga kita batasi. Personel yang kami turunkan maksimal, dari Polres ada seratus personel yang saya libatkan untuk pengamanan hari ini,” kata Domingos.

Menurutnya, menjaga keamanan selama proses pencairan DD tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat. Polres Puncak terus berkoordinasi dengan para kepala suku dan kepala distrik untuk bersama-sama memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga situasi tetap aman.

Ia menegaskan, kondisi kamtibmas yang kondusif sangat penting agar berbagai program pemerintah daerah dapat berjalan tanpa gangguan.

“Kalau situasi keamanan tidak kondusif, semua masyarakat akan susah. Pemerintah juga akan kesulitan melakukan kegiatan-kegiatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1717/Puncak Letkol Inf. Himawan Adi Susanto mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh kepada kepolisian dalam pengamanan proses pencairan DD.

“Kita dari Kodim dibantu Satgas Yonif 600, melakukan penyekatan di beberapa titik di lokasi penyaluran Dana Desa. Kalau sebelumnya mungkin masyarakat bisa masuk atau mondar-mandir di areal penyerahan Dana Desa, khusus hari ini sampai besok kita batasi hanya kepala kampung, bendahara dan pendamping yang bisa masuk di areal pencairan,” jelas Himawan.

Pembatasan akses tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus memastikan proses pencairan berlangsung sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Himawan berharap masyarakat Puncak, khususnya warga Ilaga, ikut menjaga keamanan sehingga kejadian yang terjadi sebelumnya tidak kembali terulang.

“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif. Kejadian atau peristiwa yang kemarin terjadi di Kabupaten Puncak tidak terjadi lagi ke depan,” pungkasnya. (cad)