NABIRE - Masyarakat dari Distrik Wanggar mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) dengan membawa hasil bumi yang berlumuran lumpur. Mereka berunjuk rasa, terkait penanganan banjir di Kali Wanggar, Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah.

Perwakilan warga mengatakan, kedatangan warga ini untuk mengadukan nasib warga di sekitar Kali Wanggar. Mereka berharap agar pemerintah cepat tanggap dalam menangani bencana banjir tersebut.

“Soalnya bertahun-tahun ini kami hadapi banjir, hingga saat ini tidak ada perhatian dari pemerintah. Kami tidak pernah naik di pendulangan emas, kami hanya hidup dengan berkebun, kali ini kebun dan rumah kita hancur, kami akan makan dan tinggal di mana," ungkap salah satu warga korban banjir di depan gedung DPRPT, Senin (05/05/2025).

Setelah mendengarkan keluhan dari masyarakat Wanggar, Wakil Ketua II DPRPT, Dr. Drs. Petrus Izaach Suripatty, M.Si, menyampaikan, rasa perihatin kepada masyarakat Wanggar yang tertimpa musibah banjir yang diakibatkan Kali Wanggar meluap.

“Walaupun banjir sudah merusak tanaman dan rumah, saya bersyukur kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa," ungkap Suripatty.

Menurutnya, sebelum masyarakat Wanggar hadir di gedung DPRPT, ia sudah terbitkan surat perintah perjalanan dinas bagi anggota dewan yang akan meninjau lokasi banjir.

Sebagai wakil rakyat ia dan anggota dewan lainnya akan meninjau lokasi banjir dan langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, agar masalah banjir ini cepat teratasi.(amd)