NABIRE - Di sela–sela apel gabungan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire, Senin (9/09/2024), selain Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, S.Sos.,M.Si menyerahkan secara simbolis 935 SK bagi para pegawai dengan perjanjian kontrak (P3K), bupati juga menyerahkan 47 kendaraan motor darat bagi 28 Kepala Kampung (Kakam) dan aparat.


Dalam sambutannya, Bupati Nabire mengatakan, diharapkan kendaraan motor darat ini dapat mempermudah mobilitas dan meningkatkan kinerja dalam melayanii masyarakat di tingkat kampung.


“Dengan adanya fasilitas ini saya berharap kepala kampung dan aparat kampung lebih efektif dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,” kata Mesak.


Pada kesempatan tersebut juga Bupat Nabire, Mesak Magai  menyampaikan, beberapa penghargaan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire sepanjang tahun 2024 dan penghargaan–penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi dan komitmen seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di daerah ini.


Untuk itu, selaku Bupat Kabupaten Nabire berharap agar pencapaian yang telah didapat kiranya dirayakan pencapaiannya sebagai bentuk motovasi dan inspirasi untuk terus berupaya memberikan yang terbaik bagi seluruh masarakat. Untuk itu, Mesak Magai meminta agar PNS terus bekerja dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.


“Kesuksesan yang kita raih tidak terlepas dari kerjasama dan semangat kerja keras kita bersama, untuk itu marilah kita terus jaga kekompakan dan saling mendukung dalam setiap tugas dan tanggung jawab yang diemban, karena dengan tekad dan kerjasama yang solid selaku bupati berkeyakinan kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan mencapai tujuan–tujuan pembangunan yang telah ditetapkan," ujarnya.


Selain itu, Bupati Nabire kembali mengingatkan semua pihak bahwa tahun 2024 merupakan tahun politik, dimana kita telah melaksanakan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pilpres pada bulan Februari lalu dan tinggal 27 November 2024 nanti kita akan melaksanakan Pemilukada, sehingga diharapkan para ASN mampu menjaga netralitas dan integritas selama Pemilukada berlangsung.


Dan perlu diingat, bahwa netralitas bukan hanya sekedar kata, tetapi harus tercermin dalam tindakan nyata, kita harus menghindari segala bentuk kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun pihak lain dan semua harus sepakat pentingnya bersama–sama menjaga suasana keamanan agar tetap kondusif di Kabupaten Nabire.(des)