DAPP-PT Hadir untuk Memajukan Pengusaha OAP
NABIRE - Dengan hadirnya Dapur Pengusaha Papua (DAPP) Papua Tengah (PT) di tahun 2025 ini, akan berdampak positif dan bisa bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk memajukan pelaku-pelaku usaha atau pengusaha-pengusaha asli Papua atau Orang Asli Papua (OAP) untuk maju dan berkembang di wilayah Papua Tengah.

NABIRE - Dengan hadirnya Dapur Pengusaha Papua (DAPP) Papua Tengah (PT) di tahun 2025 ini, akan berdampak positif dan bisa bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk memajukan pelaku-pelaku usaha atau pengusaha-pengusaha asli Papua atau Orang Asli Papua (OAP) untuk maju dan berkembang di wilayah Papua Tengah.
DAPP - PT memberikan apresiasi kepada Pemprov Papua Tegah dalam hal ini, Dinas PUPR Provinsi Papua dan sudah menerima sejumlah profil dari pengusaha-pengusaha OAP. Hal tersebut dikatakan Ketua DAPP – PT, Fidelis Makai saat bertandang ke Kantor Redaksi Papuapos Nabire, Selasa (18/02/25).
Dikatakannya, dengan adanya DAPP Papua Tengah bisa bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, sehingga pengusaha-pengusaha asli Papua ini tidak ketinggalan dengan teman-teman pengusaha non-Papua. Dan diharapkan pemerintah juga bisa membantu DAPP-PT dalam hal kerjasama dalam bidang infrastruktur maupun hal-hal lainnya, yang sifatnya memberdayakan OAP.
“Mungkin ada hal-hal yang selama ini belum bisa dilakukan oleh pengusaha asli Papua, kami juga mau belajar. Jadi kami mau pemerintah bisa memberikan pembinaan khusus kepada pengusaha-pengusaha atau pelaku usaha asli Papua, sehingga kami juga bisa bersaing dengan pengusaha non-Papua. Jangan lepaskan kami. Bina kami, ajari kami, sehingga kami juga tahu bagaimana menjadi pengusaha yang sukses dan berhasil,” ujarnya.
Menurutnya, pengusaha-pengusaha asli Papua sebenarnya bukan tidak mampu, tetapi butuh pembinaan khusus. Karena, hampir semua pengusaha atau pelaku usaha asli Papua belum mengetahui persis apa yang harus disiapkan dan apa yang harus dimiliki sebagai pengusaha konstruksi, maupun pengusaha barang dan jasa lainnya.
“Contonya mungkin kami belum bisa ikut lelang LPSE, itu harus pemerintah membantu kami, mengajarkan kami, karena kami juga belum tau apa itu pelelangan. Caranya bagaimana, apa yang harus disiapkan dan lain sebagainya. Sehingga, kami betul-betul paham. Mungkin pemerintah bisa memberikan kegiatan kepada kami, tetapi harus ada control, ada komunikasi, ada hal-hal yang perlu diketahui, itu harus pemerintah terbuka dan mengajari kami selaku pengusaha asli Papua, supaya kami juga tahu,” ungkapnya.
Kata Makai, dengan adanya DAPP-PT ini Pemprov Papua Tengah juga bisa lebih mudah untuk mengontrol pengusaha-pengusaha asli Papua di Papua Tengah, dalam hal realisasi pekerjaan yang sudah dilakukan oleh pengusaha-pengusaha asli Papua. Jika memang masih ada yang perlu ditindaklanjuti oleh para pegusaha terkait pekerjaan yang didapat, silahkan pemerintah memanggil yang bersangkutan untuk memenuhi syarat dalam pelelangan atau hal lainnya.
Selanjutnya, DAPP-PT akan melengkapi hal-hal terkait dengan keberadaan DAPP-PT kedepan. Termasuk, DAPP-PT sangat terbuka untuk semua pengusaha asli Papua yang ingin bergabung dan menjadi anggota DAPP-PT. Dan DAPP-PT sampai saat ini sudah mempunyai 21 anggota dari berbagai bidang jasa, diantaranya jasa kontruksi dan bidang peternakan, kedepan DAPP-PT juga akan melebarkan sayapnya ke bidang usaha perdagangan, termasuk melibatkan para Mama-mama Papua yang ingin mengembangkan perekonomiannya melalui bisnis perdagangan, seperti kios atau toko.
Sementara itu, Sekretaris DAPP-PT, Gaivani Repasi mengatakan, apa yang dilakukan oleh DAPP-PT sangat direspon baik oleh semua instansi perangkat daerah, baik kabupaten maupun provinsi. Dan pemerintah mempunyai niat baik untuk membangun pengusaha asli Papua yang ada di Papua Tengah.
“Saya apresiasi kepada pemerintah, ada beberapa dinas yang sudah mengontak kami, dan meminta untuk bertemu, dan sementara ini kami sudah melakukan koordinasi dan mengajukan permohonan ke sejumlah dinas, agar bisa direspon dengan cepat, sehingga kami juga bisa bekerja dengan cepat. Mudah-mudahan dengan adanya DAPP Papua Tengah menjadi wadah bagi semua pengusaha asli Papua yang ada di Papua Tengah ini,” pungkasnya.(cad/feb)
Bagikan artikel ini



