NABIRE - Komandan Distrik Militer (Dandim) 1705/Nabire, Letkol Inf. Marudut H. Simbolon, mengajak Insan Pers atau wartawan untuk berkolaborasi menyukseskan pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun 2025, yang akan dimulai pada 23 Juli mendatang.

“Pada kesempatan ini, kami mengajak kepada insan pers untuk berkolaborasi dalam menyukseskan TMMD ke-125, sedianya akan dimulai pada 23 Juli mendatang,” ajak Simbolon saat Coffee Morning bersama para wartawan di Nabire, Jumat (11/7/25) pekan lalu.

Pasalnya menurut Simbolon, media bukan hanya sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai jembatan informasi yang menyatukan program pemerintah dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta masyarakat luas.

“Maka Coffee Morning ini untuk memperkuat sinergi antara Kodim 1705 Nabire dengan insan pers supaya jalannya program nanti dapat dipublikasikan secara terbuka agar dapat diketahui oleh masyarakat dan adanya dukungan dari masyarakat,” ucap Simbolon.

Dikatakan Dandim 1705 Nabire, tentu dalam pelaksanaan nanti tetap berkolabarasi dengan pihaknya guna memproduksi hasil peliputannya bersifat faktual, berimbang dan konstruktif.

“Kami menyediakan data awal dan berbagai angle peliputan agar karya jurnalistik yang dihasilkan dapat bersifat faktual, berimbang dan konstruktif,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan TMMD, Simnolon mengaku, akan ada banyak pihak ikut berkolabari, selain wartawan ada pihak kepolisian, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama dan bersama masyarakat setempat. 

“Kita kolaborasi semua dalam pelaksanaan TMMD ini. Wartawan, personel dan mitra yang terlibat sebanyak 150 terdiri dari prajurit TNI Angkatan Darat (AD), TNI Angkatan Laut (AL), Polri, Pemerintah Daerah (Pemda), tokoh adat, tokoh agama serta masyarakat setempat,” bebernya.

TMMD ke-125 di Kampung Manunggal Jaya 

Lebih lanjut, Simbolon menyebut, lokasi TMMD ke-125 tahun 2025 akan dilaksanakan di Kampung Manunggal Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. 

“Adapun wilayah sasaran dalam pelaksanaan TMMD ke-125, yaitu Kampung Manunggal Jaya, Distrik Makimi, dimana kampung tersebut merupakan salah satu wilayah yang teridentifikasi terpencil,” tutur Simbolon.

Simbolon menjelaskan, kegiatan dalam TMMD tersebut ada dua prioritas yang akan dilaksanakan, yakni sasaran fisik prioritasnya adalah menyediakan infrastruktur dasar dan sasaran non-fisik lebih pada pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Ada dua agenda pelaksanaan fisik dan non-fisik. Untuk fisik sasarannya menyediakan infrastruktur dasar seperti, 1 unit gereja, 1 unit rumah pastori, 1 unit jembatan, 1 unit pagar 75 M, lima titik manunggal air bersih sumur bor dan WC, 1,5 hektare (Ha) ketahanan pangan, 2 Ha penanaman pohon manggrov dan pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RLTH) masyarakat,” rincinya.

Lanjutnya, non-fisik seperti pemberdayaan SDM, penyuluhan kesehatan tentang pencegahan stunting dan Posyandu terpadu. Penyuluhan pertanian teknik integrated farming, pupuk organi, penyuluhan hukum, keamanan Kamtibmas, perlindungan perempuan dan anak serta antisipasi Miras dan Narkoba, sosialisasi wawasan kebangsaan dan bela negara di dalamnya terdapat nilai Pancasila, toleransi dan peran pemuda menjaga NKRI.

Lantaran itu, Simbolon berharap kepada wartawan untuk turut berkolaborasi dengan pihaknya agar fakta dan progress kegiatan TMMD tersebut dapat dipublikasikan secara berkala dan diketahui oleh khalayak luas.

“Kami harap kepada rekan-rekan media yang hadir dalam coffee morning ini berkenan berkolaborasi dengan kami, agar fakta dan progress kegiatan TMMD nanti dapat dipublikasikan secara berkala supaya publik turut serta mengetahui kerja nyata yang akan berlangsung,” pinta Simbolon.

Kodim Bakal Gelar Lomba Karya Jurnalistik

Sebagai upaya TNI memperkuat literasi positif untuk menangkal hoaks dalam pelaksanaan TMMD ke-125, kata Simbolon, akan diselengaraksan Lomba Karya Jurnalistik (LKJ). Tema yang diangkat dalam LKJ ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Nasional’.

“Dalam TMMD ke-125 ini, nanti diselenggarakan juga LKJ tingkat nasional yang terbuka untuk seluruh jurnalis media cetak, elektronik, media online dan media sosial,” katanya.

Lantaran itu, Simbolon mengatakan, TNI AD membuka ruang seluas-luasnya bagi wartawan untuk berpartisipasi dalam anjang tersebut guna mengangkat cerita human interestnya atau berfokus kepada cerita manusianya. 

“Dalam cerita terdapat gotong royong, masyarakat, testimoni penerima manfaat dan dampak sosial ekonomi. Rekan-rekan wartawan di Nabire, harap untuk terlibat dalam anjang tersebut,” tutup Simbolon.(edi)