Daarul Fikri Gelar Haflah Akhirussanah, Galang Dana Pembangunan SD Tahfidzul Qur’an

NABIRE – Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Fikri Wonorejo, Kabupaten Nabire, menggelar Haflah Akhirussanah tahun 2026 Masehi/1448 Hijriyah, Minggu (21/06/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, tokoh agama, pemerintah daerah serta para wali santri yang memadati area pondok.
Ketua Yayasan Daarul Fikri, Sunaryo, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh santriwan dan santriwati yang telah menyelesaikan masa belajarnya. “Perjalanan menuntut ilmu tidaklah mudah, butuh kesabaran dan keikhlasan. Hari ini adalah bukti perjuangan Ananda sekaligus langkah awal untuk mengamalkan ilmu di tengah masyarakat,” ujar Sunaryo.
Dalam kesempatan tersebut, Sunaryo juga mengungkapkan rencana strategis pengembangan pendidikan di lingkungan yayasan. “Saat ini kami sedang melakukan penggalangan dana untuk pembangunan SD Tahfidzul Qur’an Daarul Fikri sebagai bentuk pendidikan berkesinambungan dan terintegrasi berbasis pondok pesantren,” tambahnya.

Sunaryo menekankan pentingnya sedekah jariyah dengan merujuk pada keutamaan infak dalam Al-Qur'an. “Mari kita bersama-sama menyisihkan sebagian rezeki untuk pembangunan sekolah ini. Semoga setiap rupiah yang didonasikan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” ajak Sunaryo di hadapan para hadirin.
Laporan panitia kemudian disampaikan M. Kholil, SH, yang mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi tenaga maupun material. “Kami menyampaikan ribuan terima kasih kepada para pihak dan wali santri yang membantu penuh, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik,” tutur Kholil.
Kholil juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara. “Kami atas nama panitia memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penyambutan dan penyediaan tempat masih ada hal-hal kurang berkenan di hati bapak dan ibu sekalian,” tutupnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh, Dr. Basarudin, S.H.I., M.Pd., M.M. Dalam ceramahnya, mengingatkan para hadirin akan pentingnya tanggung jawab atas setiap perbuatan di dunia yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Basarudin menyoroti pentingnya menjaga jejak digital dan perilaku di media sosial. “Jangan bangga dengan jabatan atau kekuasaan, karena semua akan dipertanggungjawabkan. Hati-hati dengan perilaku, termasuk apa yang kita unggah di media sosial, karena setiap perbuatan baik maupun buruk akan dicatat,” tegasnya.
Penceramah juga memotivasi para orang tua untuk mendidik anak-anak agar menjadi generasi yang saleh dan salehah. “Jika ingin anak kita berakhlak mulia dan pandai membaca Al-Qur'an, masukkanlah mereka ke lembaga pendidikan seperti Daarul Fikri ini,” ungkap Basarudin dengan penuh semangat.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan prosesi wisuda santri serta pemberian cinderamata kepada para wisudawan dan wisudawati. Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan, ditutup dengan doa bersama demi kemajuan pendidikan Islam di Kabupaten Nabire. (sam)
Bagikan artikel ini



