Cuaca Kurang Bersahabat, Masyarakat Diminta Waspada
NABIRE - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire, Victor Fun, S.Sos meminta masyarakat terus waspada dan berhati-hati di tengah cuaca yang kurang bersahabat. Dirinya menghimbau bagi masyarakat nelayan dan masyarakat yang ingin keluar menggunakan perahu ke kabupaten tetangga agar perlu menghitung kondisi cuaca.
NABIRE - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire, Victor Fun, S.Sos meminta masyarakat terus waspada dan berhati-hati di tengah cuaca yang kurang bersahabat. Dirinya menghimbau bagi masyarakat nelayan dan masyarakat yang ingin keluar menggunakan perahu ke kabupaten tetangga agar perlu menghitung kondisi cuaca.
Sementara itu bagi masyarakat yang tinggalnya di bantara sungai, pesisir pantai dan masyarakat yang rumahnya ditanami tanaman jangka panjang juga diminta harus hati-hati. Sebab kadang dibilang cuaca membaik, tetapi tiba –tiba turun hujan deras dan juga ada angin–angin kencang yang terjadi di siang maupun di malam hari yang kadang susah diprediksi.
“Dengan kondisi cuaca pasang besar dan bencana alam lain yang terjadi semenjak bulan Desember lalu hingga bulan Januari, BPBD, Dinas Sosial dan pemerintah daerah telah turun dan memberikan bantuan beras bagi masyarakat di Kampung Waroki, Siriwini dan juga Kampung Air Mandidi Distrik Teluk Kimi,” ujar Kepala BPBD Nabire, Victor Fun, S.Sos via telepon, Rabu (16/2/22).
Dikatakan, bantuan–bantuan tersebut diserahkan langsung kepada pemerintah distrik dan kampung/kelurahan. Selanjutnya para kepala kampung/kelurahan membagikan secara langsung kepada warga yang terkena dampak bencana alam.
Sementara bantuan lain yang bersifat bantuan fisik, karena didapatkan data ada banyak rumah warga yang rusak akibat angin pada tanggal 26 Desember, Kantor BPBD Nabire punya keterbatasan. Tetapi diharapkan kepada pemerintah kampung/kelurahan agar mendata semuanya dan dilaporkan ke tingkat distrik dan selanjutnya dilaporkan lagi ke kantor BPBD Nabire.
Dan sampai saat ini Kantor BPBD Kabupaten Nabire tidak tinggal diam. Tetapi juga memiliki data akurat soal kerusakan-kerusakan rumah masyarakat akibat dari angin kencang pada tanggal 26 Desember akhir tahun lalu. (des)
Bagikan artikel ini



