NABIRE – Puluhan CPNS yang lulus seleksi farmasi tahun 2018 melakukan aksi damai ke Kantor Bupati Nabire, Senin (11/10/21). Aksi yang diterima Sekda Nabire, Daniel Maipon, S.STP ini dilakukan untuk mempertanyakan SK hasil seleksi yang dinyatakan lulus tes.

Perwakilan peserta tes CPNS yang lulus, Willy Bonai menyatakan, aksi yang dilakukan ini untuk mempertanyakan pembagian SK sesuai hasil seleksi peserta yang dinyatakan lulus tes.

"Kami hanya pertanyakan kapan pembagian SK, jadi tidak ada tujuan lain," ujar Bonai usai dirinya dan rekan-rekannya menyampaikan aksi.

Sekda Nabire, Daniel Maipon menjelaskan, permintaan dari para lulusan seleksi hanya belum bisa mendapatkan jawaban pasti. Sebab pihaknya masih menunggu kedatangan Penjabat Bupati (Pj) Nabire, yang saat ini masih melaksanakan dinas di luar kota.

Dan SK tidak bermasalah, hanya menunggu kedatangan Penjabat Bupati.

"Soal ini kita sedang tunggu Pak Pejabat kembali ke Nabire sebab beliau (Pj) masih di luar Kota," jelas Maipon.

Lebih lanjut dikatakan Sekda Daniel Maipon, sudah ada 479 SK yang telah ditandatangani dan tinggal dibagikan. Sementara masih ada 21 CPNS yang belum selesai SKnya, lantaran ada ketidaksesuaian antara ijasah dengan jurusan yang diambil. Terhadap persoalan 21 berkas CPNS ini sedang diurus penuntasannya.

“Untuk yang 479 SK saya sudah minta Kepala BKD untuk menghubungi Penjabat Bupati untuk menjadwalkan pembagiannya,” ujar Sekda Maipon.

Karena, lanjut Maipon, sesuai peraturan perundang-undangan penjabat bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“Rencana minggu ini pembagian SK, tapi itu tergantung apakah Penjabat Bupati Nabire bisa dating ke Nabire. Jika sudah pasti, nanti kita undang kalian untuk pembagian SK ini. Secara teknis, kita akan lakukan dengan apel bersar. Sekalian terima SK juga akan terima surat perintah mulai kerja yang ditandatangani oleh kepala dinas masing-masing. Aspirasi ini akan kami teruskan ke penjabat bupati,” paparnya. (ros/tian)


Foto : 12-10-21-Aksi CPNS