NABIRE - Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire yang baru saja dilantik, Anang Subekti, mengambil langkah cepat dalam menangani masalah kebersihan di lingkungan pasar. Ia mengajak jajaran staf Distrik Nabire Barat (Nabar) untuk bergotong-royong menutup akses masuk bangunan eks Kantor UPTD Pasar Bumi Raya yang sebelumnya hangus terbakar. 

Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap estetika dan kesehatan lingkungan di wilayah tersebut. Upaya pengamanan dilakukan dengan menutup seluruh bagian jendela dan pintu bangunan menggunakan lembaran seng. 

Anang Subekti menjelaskan, tindakan ini sangat mendesak karena gedung yang sudah tidak berfungsi tersebut sering disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Jika dibiarkan terbuka, area dalam bangunan berpotensi menjadi kumuh dan merusak pemandangan pusat ekonomi warga.

“Kami mengajak teman-teman staf Distrik Nabar untuk menutup jendela dan pintu Kantor UPTD Pasar Bumi Raya yang terbakar menggunakan seng. Soalnya selama ini lokasi tersebut justru digunakan sebagai tempat pembuangan sampah,” ujar Anang Subekti saat memberikan keterangan kepada media Papuapos, Jumat (10/04/2026).

Keterlibatan staf Distrik Nabar dalam aksi ini bukan tanpa alasan. Anang Subekti memiliki kedekatan emosional dan manajerial dengan wilayah tersebut, karena ia pernah menjabat sebagai Kepala Distrik Nabar sebelum dipromosikan ke Dinas Lingkungan Hidup. Sinergi antara dinas dan pihak distrik diharapkan dapat mengedukasi pedagang maupun pengunjung pasar agar tidak lagi membuang sampah ke dalam bangunan kosong tersebut.

Melalui penutupan ini, diharapkan kebersihan di kawasan Pasar Bumi Raya dapat lebih terjaga dan tidak lagi menimbulkan bau tidak sedap akibat tumpukan sampah liar. 

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, guna mendukung program Nabire bersih yang sedang digalakkan.(sam)