NABIRE - Pagi itu, jarum jam ditangan menunjukan pukul 6.30 wit, sepanjang jalan Pepera, Nabire ibu kota provinsi Papua Tengah dipadati ribuan orang mengikuti Car Free Day. Ternyata, Sabtu (28/6/25) kemarin, adalah kali ketiga pelaksanaan Car Free Day setelah sebelumnya Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa launching pada, Sabtu, 14 Juni 2025.

Selain jogging, senam dan berjalan santai, susunan puluhan meja yang memasarkan berbagai produk ekonomi kreatif serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tersaji di kawasan titik nol kabupaten Nabire, provinsi Papua Tengah itu sangat memanjakan mata.

Beragam jus, makanan ringan, cemilan, es buah, smoothie campur susu, aneka minuman kopi dan es teh tersedia disana. Para peserta CFD sibuk belanja produk-produk yang tersaji diatas meja pelaku UMKM. Ternyata produk yang di sajikan mama-mama Papua dan Non Papua ini turut memberikan solusi melepas dahaga usai berolaraga. Ada pula barisan rapi para perajin Noken mama-mama asli Papua turut memasarkan hasil hanyaman mereka.

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, turut hadir dalam pelaksanaan CFD. Orang nomor satu di Papua Tengah itu bersama rombongan mengunjungi meja jualan yang satu ke meja jualan yang lain untuk membelanja sekaligus menghampiri dan menyapa para pelaku UMKM.

Tercatat berjumlah 38 pelaku UMKM tutur berpartifasi dalam pelaksanaan CFD ketiga. Sebanyak 20 UMKM adalah mama-mama asli Papua, dan 18 UMKM adalah non asli Papua. 

Salah satu pelaku UMKM, yang enggan namanya dipublis mengaku, meraup keuntungan sebanyak 4.500 ribu dari modal 1.200 ribu. 

 Lumayan hasil jualan hari ini, dapat 4.500 ribu dari modal 1.200 ribu ,akunya tersenyum simpul.

Yulinda (Mama Papua) penjualan es buah-bauhan mengaku, hasil jualannya meraup keuntungan sebesar 900 ribu dari modal 350 ribu. 

 Hasil jualan saya hari ini untung 900 ribu. Kalau pepaya saya petik di kebun. Semangka saya beli, tambah lagi dengan beli es batu, sama gelas pelastik itu dengan 350 ribu . Lalu saya potong-potong simpan campur dengan es dalam kulbox baru saya jualan disini, kata mama itu.

Melihat saking ramainya berjualan aneka produk UMKM tersebut, Kepala BNI Cabang Nabire Nita Rosa Endah Morin tergerak. Disela-sela pelaksanaan FGD ibu nita berkenan memberikan bantuan burupa 11 meja jualan dan berjanji akan menyediakan suntikan modal usaha bagi para pelaku UMKM, khususnya yang mendukung jalannya CFD. 

 Hari ini kami dari BNI membantu 11 meja jualan. Kedepan kami juga akan membantu modal usaha untuk bapa/ibu UMKM yang sedang mendukung jalannya CFD ini, tuturnya sembari menyerahkan secara simbolis satu meja jualan kepada perwakilan pelaku UMKM yang ditunjuk. 

Lantas memantik Kepala Bank Papua Cabang Nabire Husein Kamisopa. Tak segan-segan Husein mengatakan, pelaksanaan CFD ke-4, pada tanggal, 5 Juli 2025 mendatang Bank Papua akan meriahkan dengan door prize (kupon berhadia).

 Pelaksanaan CFD ke-4, kami dari Bank Papua akan meriahkan susana pelaksanaan dengan door prize. Bapa ibu semua kami harap kasih sesak jalan pepera nabire, tentunya pada tanggal 5 juli mendatang, ajak Husein. 

 Namanya kerja tim itu begitu. Ini bentuk dukungan nyata dan sinergitas pihak perbankan di Nabire dengan pemerintah provinsi Papua Tengah dalam membangun ekonomi kerakyatan di sektor UMKM. Ini luar biasa , kata Gubernur Meki merespon komitmen kedua bank.

Pelaksanaan CFD hanya beberapa jam ( dari jama 6 pagi hingga jam 9 pagi), setiap hari Sabtu. Namun bisa menjadi pemantik adanya gerakan perekonomian yang positif dan dinamis. (you)