SUGAPA – Untuk mencapai Intan Jaya pintar, ada beberapa indikator yang harus dipenuhi. Antara lain, tenaga guru yang berkualitas dan berkuantitas, serta pemenuhan standar minimal pendidikan, baik standar sarana dan prasarana sampai dengan standar pembiayaan, termasuk kesejahteraan guru. Demikian sambutan Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si yang dibacakan Sekda Intan Jaya, Drs. David Setiawan, saat penutupan Bintek kompetensi pengawas, kepala sekolah dan guru serta sosialisasi perubahan kurikulum 2013, yang digelar di SD Inpres Yokatapa, Sugapa, Jumat (30/8) pekan lalu.“Sehubungan dengan hal itu, kami sangat bersyukur bahwa Dinas Pendidikan melalui panitia yang ada telah berupaya maksimal untuk memberikan pembekalan bagi pegawas, kepala sekolah dan guru yang merupakan ujung tombak realisasi Intan Jaya Pintar,” tambahnya.Selain kegiatan yang dilaksanakan saat ini, peningkatan kualitas tenaga pendidik perlu mendapat perhatian yang lebih besar.  Untuk tahun ini, pihaknya telah menandatangani MoU dengan Universitas Negeri Manado dalam rangka pemenuhan standar kualifikasi guru (pendidikan profesional guru).Salah saatu program yang telah terlaksana adalah program afirmasi bagi putra putri asli Papua. Program ini dibiayai dari bantuan bupati untuk siswa-siswi Intan Jaya. Siswa-siswi tersebut adalah siswa SMP yang belajar ke SMA dan SMK di delapan provinsi di Jawa dan Bali. Siswa-siswi SMA dan SMK yang belajar ke perguruan tinggi di Papua, Sulawesi dan Jawa. Bekerja sama dengan STAN (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Keuangan Negara) untuk menyiapkan anak-anak di bidang keuangan.Lebih lanjut dikatakan, dalam rangka meningkatkan kompetensi pengawas dan kepala sekolah serta guru di lingkungan Dinas Pendidikan se-Kabupaten Intan Jaya tahun 2013, salah satu upaya yang akan dilaksanakan adalah perlu menyelenggarakan pelatihan khusus bagi pengawas dan kepala sekolah dengan membekali beberapa materi esensial yang sesuai dengan bidang tugas pokok dan fungsi mereka. Karena para pengawas, kepala sekolah dan guru merupakan ujung tombak di lapangan yang sangat menentukan kualitas atau mutu pendidikan di sekolah.Ditegaskannya, Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, mengamanatkan bahwa baik pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten bersama-sama berperan dan bertanggungjawab meningkatkan mutu pendidikan nasional secara merata sampai di semua tingkat satuan pendidikan. Namun disadari bahwa peningkatan mutu dan keberhasilan pendidikan tidak terlepas dari peran dan fungsi pengawas, kepala sekolah dan guru. Untuk memberikan pembinaan pembelajaran kepada semua peserta didik mulai dari tingkat satuan pendidikan TK, SD, SMP, SMA dan SMK.Berpedoman pada Permendiknas No. 12 tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah dan Permenpan No. 21 tahun 2010 tentang jabatan fungsional pengawas sekolah dan angka kreditnya, kedua peraturan tersebut menuntut peningkatan kompetensi peran pengawas sekolah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya melaksanakan pembinaan di setiap satuan pendidikan atau di sekolah.Kemudian memperhatikan Permendiknas No. 12, No. 13 dan 16 tentang Kompetensi Pengawas, Kepala Sekolah dan Kompetensi Guru telah memberikan penekanan kepada kita bahwa untuk meningkatkan mutu pendidikan maka kompetensi pengawas, kepala sekolah dan kompetensi guru harus ditingkatkan pengetahuan serta keterampilannya melalui pelatihan atau Bintek.“Para pengawas, sekala sekolah dan guru perlu diberi pembinaan dan penilaian di sekolah dengan berpedoman pada semua peraturan pemerintah. Maka pada tahun anggaran 2013 Dinas Pendidikan Kabupaten Intan Jaya berupaya meningkatkan kompetensi pengawas, kepala sekolah dan guru,” tambahnya.Tambahnya, kegiatan ini diselenggarakan guna meningkatkan peran aktif tugas pokok pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru. Dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di atas tanah ini lewat jalur pendidikan baik formal maupun non formal. Sekda David berharap, Bintek yang telah dilaksanakan tidak berakhir sampai di sini, tetapi dapat diaplikasikan ditempat tugas masing-masing. Pihaknya akan terus berusaha menindaklanjuti kegiatan seperti ini dan kegiatan-kegiatan yang lainnya yang berhubungan dengan peningkatan mutu guru, kepala sekolah, pengawas dan meningkatkan kualitas mengajar dan mendidik anak-anak sebagai generasi penerus dalam menuju Intan Jaya Pintar yang merupakan visi dan misi Bupati Intan Jaya. (ros)