Cabe Rawit Penyumbang Inflasi Tertinggi di Nabire
NABIRE - Badan Pusat Statistik ( BPS), Kabupaten Nabire, mencatat komoditas cabe masih menjadi salah satu penyumbang inflasi tertinggi dalam beberapa bulan terahir di Kabupaten Nabire.

NABIRE - Badan Pusat Statistik ( BPS), Kabupaten Nabire, mencatat komoditas cabe masih menjadi salah satu penyumbang inflasi tertinggi dalam beberapa bulan terahir di Kabupaten Nabire.
Cabe rawit juga menjadi penyumbang inflasi tertinggi dengan nilai, 4,94 persen di Juni 2024.
Tim ahli BPS Agus Adam mengatakan, perkembangan indek harga konsumen kabupaten Nabire bulan Juni tahun 2024. Per bulan Juni 2024, pada kondisi bulan ke bulan, kabupaten Nabire mengalami inflasi, sebesar 0,03 persen.
"Inflasi ini disumbang, antara lain dari kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau," katanya.
Adapun komoditas penyumbang inflasi tertinggi secara bulan ke bulan yakni, cabe merah, cabe rawit, bayam, ikan kembung, terong dan ketela rambat dan lain-lain.
Adam menjelaskan, inflasi bulan ke bulan adanya kenaikan harga, dari bulan Juni tahun 2024, dibandingkan bulan Mei tahun 2024.kemudian pada bulan Juni tahun 2024 secara tahun ke tahun atau year to year.
"Nabire mengalami inflasi sebesar, 6,21 persen, dengan Indeks konsumen sebesar 112,28 persen, ini berarti jika dibandingkan dengan bulan Juni tahun 2023, pada bulan Juni tahun 2024, terjadi kenaikan harga sebesar 6,21 persen dibandingkan bulan Juni 2023," ucapnya.
Adam tegaskan, nilai tersebut merupakan nilai yang cukup tinggi, jika dibandingkan dengan nilai inflasi secara year to year secara nasional, nilai inflasi year to year secara nasional yakni 2,51 persen.
Ia tambahkan, sedangkan nilai inflasi year to year kabupaten Nabire, pada bulan Juni tahun 2024 yakni 6,21 persen, nilai tersebut merupakan, nilai tertinggi ke tiga se Indonesia.
Adapun penyumbang inflasi berasal dari kelompok pengeluaran, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 11,22 persen.
"Komoditas penyumbang inflasi yakni, cabe rawit, tomat, bawang merah, kangkung, beras, bahan makan rumahtangga, bawang putih dan lain-lain," tandasnya.
Kemudian untuk inflasi kabupaten Nabire, tahun kalender atau year to death bernilai, 3,17 persen, yang artinya terdapat kenaikan harga, pada bulan Juni tahun 2024, jika dibandingkan dengan bulan Desember tahun 2023,
"Komoditas atau kelompok penyumbang inflasi terbesar untuk, inflasi tengah tahun yakni makanan, minuman dan tembakau," pungkasnya. (sam)
Bagikan artikel ini



