NABIRE-Dalam rangka mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Nabire, khususnya peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui  pemanfaatan sumber daya alam , pemerintah daerah dalam hal  ini melalui Dinas Pariwisata , Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Jum’at 23/4), bertempat di Kampung Akudiomi Distrik Yaur menyerahkan beberapa paket bantuan kepada kelompok Roriwisata “ Ojab’o “ Kampung Akudiomi Distrik Yaur  diketuai oleh Josua Aduari .   Paket bantuan yang diserahkan berupa , 1(satu) unit bagan , 1 unit motor laut 15 pk dan 1 unit perahu jolor.  Paket bantuan ini bertujuan selain untuk meningkatkan pendapatan masyarakat lokal di sektor perikanan juga untuk menunjang keberadaan hiu paus di tanjung kwatisore sebagai potensi pariwisata , sebagai maskot pariwisata kabupaten nabire yang sudah terkenal di manca negara. Untuk menarik wisatawan berkunjung ke kawasan wisata bahari Tanjung Kwatisore dimana hiu paus ( whale shark ) berada, diserahkan juga paket bantuan 2 unit home stay dan 1 rumah jaga,  yang bertujuan untuk melayani para turis yang akan menginap sambil melakukan aktifitas  menyelam dan menikmati panorama keindahan alam , keanekaragaman hayati serta ekosistemnya. Pada kesempatan tersebut,  Plt. Sekretaris Daerah  Drs.Johny Pasande mewakili Bupati Nabire  berpesan,  berapapun besarnya bantuan dari pemerintah , apabila masyarakatnya tidak ada  kemauan untuk berubah kearah yang lebih baik, maka perubahan tidak akan pernah terjadi. Kepada kelompok masyarakat yang telah diberikan kepercayaan untuk persoalan yang timbul hendaknya membudayakan pola musyawarah untuk mencari  solusi yang terbaik. “Pemerintah dalam hal  lebih banyak memfasilitasi, masyarakatlah yang lebih banyak mengambil peran dalam pengembangan pariwisata. Selain itu agar segala aktifitas yang dilakukan dapat menjadi berkat, perlu adaya kerukunan, kedamaian dan keharmonisan diatara para pelaku, baik kelompok usaha wisata, pemerintah  maupun masyarakat kampung sehingga bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan bukan  menjadi sumber  masalah,” ungkspnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Drs.Blasius Nuhuyanan dalam sambutannya mengatakan, bantuan alat penangkapan  ikan berupa bagan akan dilakukan pendampingan dengan sistem bapak angkat, dimana masyarakat lokal akan dilatih dan didampingi oleh nelayan yang telah mahir, sampai nelayan lokal dapat mengoperasikannya secara mandiri.  Sementara hasil yang diperoleh  akan diatur dengan prosentase  25% untuk pemerintah daerah sebagai PAD sektor pariwisata, 75 % untuk pengelola  serta kompensasi untuk masyarakat Kampung Akudiomi. Lebih lanjut dikatakannya, dalam rangka pengembangan pariwisata di Kabupaten Nabire, direncanakan akan dilakukan lomba desa /kampung wisata, dimana kampung yang memiliki potensi pariwisata akan dilombakan, baik berupa keindahan alam,  kerajinan tradisional, makanan tradisional, tarian tradisional semuanya dapat dikemas sebagai potensi pariwisata yang dipublikasikan kepada masyarakat luas.  Kaitannya dengan potensi wisata hiu paus ditanjung kwatisore, bagi masyarakat yang ingin berwisata, fasilitas telah tersedia  silahkan berhubungan dengan dinas pariwisata, kebudayaan pemuda dan olahraga  pada setiap jam kerja. Sebelum mengakhiri pertemuan tersebut,  Aser Andoi sebagai tokoh masyarakat mengucapkan ribuan terima kasih kepada pemerintah daerah , khususnya kepada Bupati Nabire , atas bantuan yang diberikan.   “Inilah wujud dari perhatian beliau kepada masyarakat dikampung.  Karena hingga saat masyarakat dikampung  akudiomi  distrik yaur belum ada perubahan yang berarti. Semoga dengan adanya paket bantuan akan terjadi perubahan  menuju masyarakat yang berkeadilan, sejahtera, makmur dan mandiri, seiring dengan momentum peringatan Hari Kartini  “ habis gelap terbitlah terang “ semoga dan semoga,” katanya. (iing elsa)