DOGIYAI – Pemerintah Kabupaten Dogiyai berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Orang Asli Papua (OAP). Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd., M.Si., secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan teknik permesinan kepada 35 pemuda Dogiyai pada Rabu, (29/10/25).

Bantuan yang didanai melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) ini merupakan bagian dari program strategis Pemkab Dogiyai. Tujuannya untuk membekali pemuda OAP dengan keterampilan teknis dan mendorong kemandirian ekonomi mereka, khususnya di sektor permesinan, bengkel dan konstruksi.

Dalam sambutannya, Bupati Tebai menekankan pentingnya memberikan kesempatan nyata kepada pemuda Dogiyai untuk mengembangkan potensi mereka.

"Banyak pemuda kita di Dogiyai yang memiliki potensi dan mampu mengoperasikan alat berat, memperbaiki motor, membangun rumah hingga melakukan berbagai jenis usaha. Namun, selama ini kesempatan itu belum terbuka lebar. Oleh karena itu, melalui bantuan peralatan ini, kami memberikan kesempatan bagi pemuda yang memiliki kompetensi untuk maju dan berwirausaha," ujarnya.

Sebelum penyerahan, Dinas Tenaga Kerja Dogiyai telah memberangkatkan 35 pemuda tersebut ke Timika untuk mengikuti pelatihan teknis. Bantuan peralatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan, memungkinkan mereka yang sudah memiliki pengalaman atau cepat memahami materi untuk segera mengaplikasikan keterampilan mereka.

Peralatan yang diserahkan diharapkan dapat menunjang usaha mandiri para pemuda, seperti membuka bengkel, jasa pencucian motor dan usaha tukang bangunan atau kontruksi. Bagi yang belum memiliki tempat usaha, pemerintah daerah akan mengupayakan alokasi tempat kerja.

Bupati Yudas Tebai menyampaikan pesan penting kepada seluruh kepala dinas dan badan terkait penggunaan dana Otsus. "Saya tegaskan, dana Otsus adalah milik pemberdayaan masyarakat Papua di Dogiyai. Oleh karena itu, saya meminta agar tahun depan setiap instansi mengupayakan pelatihan atau kegiatan lain yang dapat memberdayakan pemuda dan masyarakat kita di Dogiyai," tegasnya.

Bupati Tebai juga berpesan kepada para penerima bantuan agar memanfaatkan peralatan tersebut dengan sebaik-baiknya sebagai modal awal untuk masa depan. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Dogiyai untuk mendukung dan memanfaatkan jasa para pemuda penerima bantuan.

"Jika motor anda rusak, bawalah ke bengkel pemuda Dogiyai yang sudah ikut pelatihan. Jika Anda ingin mencuci motor atau membutuhkan tukang untuk membangun rumah, silakan hubungi tukang rumah pemuda Dogiyai. Mari kita majukan ekonomi lokal," pintanya.

Di akhir sambutan, Bupati Tebai meminta Kepala Dinas Tenaga Kerja Dogiyai untuk memprioritaskan pemuda lain yang belum terakomodir pada tahun berikutnya, memastikan kesempatan yang merata bagi seluruh pemuda Dogiyai.(pal/you)