DEIYAI - Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui BPMK sebagai instansi teknis, berencana melaksanakan agenda Pemilihan Kepala Kampung (Pilkedes) serentak di tahun 2025 di Deiyai, Papua Tengah.

BPMK sebagai instansi penyelenggara Pilkedes Serentak sedang mempersiapkan agenda Pilkedes, salah satu diantaranya kegiatan sosialisasi aturan Pilkedes serentak dan memberikan SK Karateker Kepala Kampung (Kakam) di 67 kampung. 

Dalam tahapan proses persiapan pelaksanaan Pilkedes serentak, pada 21 Oktober 2025 kemarin, Bupati Deiyai Melkianus Mote, didampingi Plt Kepala BPMK Deiyai, Dr. Ferdinan Pakage, M.Si, secara resmi melantik 8 karateker Kakam, diantaranya karteker Kakam Idayoweta, Damabagata, Kogemani, Tenedagi, Kopai II dan karteker Kakam Dagokebo.

Para kepala kampung yang dilantik itu, pengganti kepala kampung yang sudah meninggal dan tembus pegawai lewat K2. Sehingga sangat layak menggantikannya.

Dari 67 kampung yang ada di lima distrik sekabupaten Deiyai, hanya 8 kepala kampung yang dilantik sebagai karateker kepala kampung. Sedangkan yang lain, masih belum dilantik karateker kepala kampung di 56 kampungnya. 

Pelantikan karateker kepala kampung, bertugas selama masa persiapan pelaksanaan agenda Pilkedes secara serentak. Tugasnya jelas, mereka bertugas hingga kepala kampung baru terpilih. 

Usai mengambil sumpah janji 8 penjabat kepala kampung, Bupati Deiyai, Melkianus Mote, melalui sambutannya menyampaikan, para penjabat kepala kampung dilantik, tentu tugasnya jelas sebagai kepala kampung.

Selama menjalankan tugasnya sebagai kepala kampung, jalankan tugasnya dengan baik. Kelola dana desa baik, terutama dalam proses pemilihan kepala kampung ini dengan baik, lancar dan sukses. Sehingga mampu lahir kepala kampung sesuai hati nurani rakyat.

"Sesuai tugas yang diberikan, mari melangkah bersama menyukseskan agenda pemilihan kepala kampung yang akan dilaksanakan dengan lancar dan sukses," ajaknya.

Bupati Deiyai menyampaikan, dalam tahun 2025 para kepala kampung akan terima dana desa, pada bulan Desember 2025. Dengan dana des aini dimohon menyisikan untuk Posyandu dan PAUD.

"Mulai tahun depan, pemerintah daerah juga melalui instansi terkait dan lewat mitra yang ada akan lebih serius memperhatikan untuk meningkatkan mutu pelayanannya Posyandu dan PAUD di tingkat kampung di Deiyai," ungkapnya.

Bupati menambahkan, sesuai program prioritas di Deiyai akan seriusi dalam peningkatkan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan usaha tanaman kopi dan pengembangan bibit babi kepada warga, itu bupati menitipkan, para aparat kampung dapat mendukung dan memperhatikan ekonomi masyarakat melalui pengembangan kopi dan bibit ternak babi di Deiyai.

Bupati Deiyai kembali mengharapkan, para kepala kampung yang telah dilantik sesuai sumpah dan janji, terus menjalankan tugasnya dengan baik, agar dalam kepemimpinan terus ikut membangun Deiyai lebih maju, sesuai harapan di Deiyai yang kita cintai. 

Sementara itu, dalam kesempatan itu, turut hadir Forkompinda, DPRD, kepala OPD, para aparat kampung, para tokoh masyarakat. Usai dilantik, kegiatan akhiri dengan berfose bersama.(hbb)