PUNCAK - Bupati Kabupaten Puncak Provinsi Papua Tengah Elvis Tabuni, SE.,MM pada saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) yang terpusat di Distrik Beoga sekaligus melakukan penyerahan Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2025 ke Distrik Beoga, Distrik Beoga Barat, Distrik Beoga Timur, Distrik Ogamanim dan Distrik Wangbe, Selasa (22/07/25) langsung bertindak sebagai Pembina Apel dan memberikan arahan kepada seluruh Kepala Distrik dan juga Kepala Kampung yang ada di wilayah Beoga dan sekitarnya.

Dirinya selaku Bupati Puncak Periode 2025-2030 meminta kepada seluruh Kepala Distrik dan Kepala-Kepala Kampung yang ada di Kabupaten Puncak untuk bekerja untuk masyarakat. Kepala Distrik dan Kepala kampung harus berada di tempat tugas untuk melayani masyarakat. tidak boleh meninggalkan Kampung atau Distrik sebelum penyaluran Dana Desa Tahap I Tahun 2025 terealisasi dengan baik hingga ke masyarakat, melalui program Kampung yang sudah disepakati bersama. 

“Lencang kanan, semua Kepala Distrik dan Kepala Kampung. Saya juga mantan kepala desa jadi saya juga harus kasih tahu, bahwa kepala desa juga harus siap, tegas, dan disiplin. Jadi saya disini langsung ambil apel, saya juga mantan Kepala Desa dua puluh tahun. Bapak-bapak ini orang kelima di Negara ini, sehingga bapak-bapak harus melayani masyarakat dengan hati, dengan jujur dan kebenaran, mengerti ya,”tegasnya. 

Sementara itu, Plt. Sekda Kabupaten Puncak Nenu Tabuni, S.Sos juga mengatakan, bantuan sembako yang diberikan Pemerintah Puncak kepada warga masyarakat terdampak bencana di Distrik Wangbe. Hal ini dilakukan Pemerintah Puncak sebagai wujud kepedulian Pemerintah, terhadap masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Puncak, khususnya warga pengungsi. 

“Saat ini Pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Sosial, telah mengurus beras enam ratus dua puluh enam Ton untuk Kabupaten Puncak. Sehingga, beras atau logistik tersebut nanti akan dibagi ke dua puluh lima distrik yang ada di Kabupaten Puncak. Terutama ke daerah-daerah yang terkena dampak bencana maupun konflik sosial, dan beras untuk Beoga sekitar tiga puluh Ton untuk masyarakat pengungsi, maupun masyarakat secara umum,” tutur Sekda Nenu Tabuni. (cad)