Bupati Puncak Perjuangkan 104 Titik Blank Spot ke Kemkomdigi

JAKARTA – Bupati Puncak Elvis Tabuni terus mengintensifkan komunikasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan infrastruktur di daerahnya. Kali ini, fokus perjuangannya adalah pemerataan jaringan telekomunikasi di wilayah Kabupaten Puncak yang masih menghadapi banyak kawasan tanpa sinyal (blank spot).
Upaya tersebut dilakukan melalui audiensi dengan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Bidang Komunikasi dan Politik, Arnanto Nurprabowo, di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Arnanto menegaskan bahwa penguatan jaringan telekomunikasi di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat. Ia mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Puncak sebagai bentuk keseriusan dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan data BAKTI Kemkomdigi, kata Arnanto, terdapat 104 titik blank spot di Kabupaten Puncak yang telah masuk dalam daftar prioritas pembangunan pada tahun 2027.
"Selain pembangunan di titik-titik blank spot, BTS yang sudah ada juga akan ditingkatkan kapasitas bandwidth-nya agar layanan komunikasi yang diterima masyarakat menjadi lebih optimal," ujarnya.
Arnanto juga meminta jajaran BAKTI untuk memberikan perhatian khusus terhadap proposal yang diajukan Pemerintah Kabupaten Puncak. Menurutnya, usulan tersebut harus segera ditindaklanjuti agar tidak berhenti sebatas proses administrasi.
Sementara itu, Bupati Elvis Tabuni menyampaikan apresiasi atas komitmen Kemkomdigi dalam mendukung percepatan pembangunan telekomunikasi di Kabupaten Puncak.
Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis Puncak yang didominasi pegunungan dan sulit dijangkau menyebabkan masih banyak kampung dan distrik mengalami keterbatasan akses komunikasi. Kondisi tersebut berdampak pada pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
"Kami berharap pemerintah pusat melalui Kemkomdigi dapat menjawab persoalan ini. Kehadiran jaringan telekomunikasi yang memadai di wilayah 3T sangat penting agar masyarakat di pelosok Kabupaten Puncak benar-benar merasakan kehadiran negara," tegas Elvis.
Menurutnya, tersedianya jaringan telekomunikasi yang andal akan membuka akses informasi, mempercepat pelayanan publik, memperkuat koordinasi pemerintahan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah pedalaman.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Elvis Tabuni didampingi Kepala Bappeda, Inspektur, Asisten II Setda, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Pertanian, serta Anggota Komisi III DPRK Puncak, Naomi.
Melalui pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Puncak berharap pembangunan infrastruktur telekomunikasi dapat segera direalisasikan sehingga kesenjangan akses komunikasi di wilayah pedalaman Papua Tengah dapat terus dikurangi dan pembangunan daerah semakin dipercepat. (ist)
Bagikan artikel ini



