PUNCAK - Bupati Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Elvis Tabuni, SE., MM saat menghadiri Dialog interaktif disalah satu media di Jayapura beberapa waktu lalu, dengan tajuk “Bersama Bupati Puncak Antara Tantangan dan Komitmen, Elvis Tabuni Membangun Kabupaten Puncak”. Dalam dialog tersebut Bupati Puncak menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Puncak saat ini sedang melakukan program pembangunan dengan target ditahun 2025-2026, sejumlah infrastruktur harus terbangun demi untuk kemajuan Kabupaten Puncak. 

Kata Elvis Tabuni, salah satu infrastruktur yang akan dibangun di Kabupaten Puncak adalah pembangunan gedung Guest House Elvis Tabuni dengan kapasitas 20 kamar tidur, yang terletak di Distrik Gome, Kabupaten Puncak. Hal ini menjadi prioritas, karena saat ini di Kabupaten Puncak belum ada penginapan yang standar. Sehingga para tamu Pemerintah Puncak, ketika melakukan kunjungan baik dari provinsi maupun pusat, terpaksa harus menginap di kediaman bupati. 

Selain infrastrusktur, Pemerintah Kabupaten Puncak juga fokus untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yakni, di bidang pendidikan. Menuju Puncak Cerdas, Pemda Kabupaten Puncak saat ini sudah melakukan kerjasama dengan dua yayasan pendidikan, 167 orang telah dikirim ke Semarang untuk menjalankan pendidikan, dan juga program pendidikan luar negeri melalui kerjasama dengan sekolah Educasion Papua. 

“Jadi kami fokus dulu di pendidikan, karena Kabupaten Puncak adalah salah satu daerah yang paling terbelakang. Sehingga, SDM di Kabupaten Puncak saya utamakan, dan sudah termasuk dalam program seratus hari kerja. Kemudian, daerah Puncak ini merupakan daerah konflik, sehingga Pemerintah Puncak terus berupaya untuk tetap membangun Kabupaten Puncak dengan hati, dengan kasih, dan dengan perlindungan Tuhan, puji Tuhan saat ini Kabupaten Puncak dalam keadaan aman dan damai,” ungkapnya. 

Bupati Puncak Elvis Tabuni mengatakan, setelah dirinya bersama Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal resmi dilantik pada tanggal 25 Maret 2025 oleh Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, SH, Pemda Puncak langsung bekerja marathon. Semua bidang, baik ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan bidang keamanan, menjadi program prioritas yang harus dilakukan secara bersama-sama.  

Bicara bidang kesehatan, Pemda Puncak telah berupaya untuk mendatangkan tenaga medis yang professional. Terutama saat ini, Kabupaten Puncak sedang membutuhkan dokter-dokter Spesialis untuk melayani masyarakat Puncak. Sehingga, banyak warga masyarakat Kabupaten Puncak yang terpaksa harus dirujuk ke Timika, Jayapura dan Nabire, karena ketersediaan tenaga medis dan juga fasilitas kesehatannya masih terbatas. Hal inilah yang menjadi program prioritas Kabupaten Puncak untuk secepatnya merealisasikan ketersediaan tenaga medis dan juga peralatan medis di RSUD Puncak. 

“Rumah Sakit kita ada, tetapi dari segi peralatannya kami masih kurang, ini yang harus cepat kita sediakan. Begitu juga dengan Gedung Radiologi, ruang rawat inap, semuanya belum memadai. Dan kami juga sedang menyiapkan SDM tenaga medis, ada sekitar sembilan puluh tujuh orang lebih telah kami sekolahkan dibidang keperawatan di Jayapura,” ujarnya. 

Menurut Bupati Puncak, membangun Kabupaten Puncak itu tidak semudah membangun seperti kabupaten-kabupaten lainnya. Karena daerah Puncak adalah daerah konflik, sehingga perlu ada pendekatan, perlu ada keberpihakan, dan harus membangun dengan kasih, dengan hati. Karena ketika kita membangun dengan kasih, pasti semua akan berjalan dengan baik.

Kata Elvis, selain bidang kesehatan, Pemerintah Puncak juga telah melakukan pendataan sekaligus membangun kembali, sejumlah sekolah yang sempat dibakar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, akibat konflik sosial yang terjadi beberapa waktu lalu pada saat Pilkada 2024 lalu. Dan ini sudah masuk dalam program prioritas pembangunan Kabupaten Puncak 2025-2026. 

“Saya bersama wakil bupati Puncak Naftali Akawal, sudah berkomitmen sejak awal dilantik untuk terus membangun Kabupaten Puncak, apapun situasinya, kami tetap akan membangun untuk masyarakat Puncak. Tantangan dan hambatan itu pasti ada, tetapi kami berdua tetap akan membangun terus. Karena kami yakin, bahwa masyarakat Puncak akan mendukung semua program pembangunan di Kabupaten Puncak, karena apa yang akan kami bangun bukan untuk kepentingan pribadi kami, tetapi untuk kepentingan masyarakat Puncak, dan itu yang diharapkan oleh masyarakat Puncak,”pungkasnya. (cad)