SUGAPA - Bupati Kabupaten Intan Jaya belum lama ini menyampaikan situasi dan kondisi (Sikon) di Kabupaten Intan Jaya mencakup 10 distrik yang ada mulai kondusif.

Aktifitas masyarakat juga telah berjalan normal.

Hal itu seperti diterangkan Bupati Natalis Tabuni, SS.,M.Si usai bertatap muka dengan masyarakat dengan didamping pejabat TNI/Polri di ruang rapat Bupati Intan Jaya Jalan Poros Mamba, Kampung Mamba Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua.

Diakui Natalis Tabuni bahwa memang di Kabupaten Intan Jaya ada gangguan keamanan oleh TPN/OPM (KKSB) yang berbeda pendapat  atau pemahaman, namun harus dilakukan upaya agar kembali menjadi masyarakat biasa.

Pemda Intan Jaya tetap akan melaksanakan program pembangunan di wilayah Intan Jaya.

Terkait keberadaan ASN di Intan Jaya bila tidak ada di tempat atau tidak aktif, kata Bupati Intan Jaya dua periode itu, maka gaji akan berhentikan, namun pemecatan ASN itu ada aturan tidak serta-merta kepala daerah atau Pemda bisa memecat ASN yang bermasalah tersebut.

Ditambahkan, terkait kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 di Intan Jaya, walaupun di tanah Migani itu belum ada yang terpapar Covid-19, namun Bupati Natalis menekankan untuk masyarakat dan semua pihak harus tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Dan dalam upaca pencegahan pandemi Covid juga diperlukan vaksin Covid-19, meskipun ada keterlambatan karena situasi tempo lalu, rencana pelaksanaan vaksinasi akan diberikan kepada Forkopimda, kemudian dilanjutkan kepada masyarakat secara umum.

Dalam penanganan terkait situasi keamanan di Intan Jaya, Kolonel Inf Hendriyawan (Dansektor Honai) menambahkan, aparat TNI/Polri bersinergi dengan berkoordinasi bersama Pemda Intan Jaya maupun pihak terkait untuk mengupayakan situasi tetap aman kondusif di Kabupaten Intan Jaya.

Kemampuan keterampilan TNI sebagai upaya untuk pendekatan terhadap masyarakat bahwa TNI hadir untuk mengatasi kesulitan masyarakat sehingga rasa trauma ketakutan masyarakat tidak ada.

Hendriyawan menambahkan, pemerintah daerah bersama aparat TNI/Polri maupun pihak terkait sudah membahas tentang rencana aturan atau imbauan terhadap masyarakat dalam beraktifitas, sehingga semua kegiatan dapat berjalan aman dan lancar di Intan Jaya.

Selain itu  Kompol Vinsesius Parapaga (Dansektor Nemangkawi) menambahkan, terkait keberadaan Satgas TNI/Polri di Intan Jaya adalah menghadirkan Negara Indonesia untuk masyarakat Kabupaten Intan Jaya.

Satgas Nemangkawi terdiri dari Satgas penindakan hukum, Satgas Intelijen dan Satgas Pamrawan untuk Menciptakan Sitkamtibmas yang kondusif di Intan Jaya.

Saat ini situasi di Kabupaten Intan Jaya mulai kondusif, aktifaitas masyarakat berjalan normal hanya ada gangguan oleh KSB, sehingga Pemda Intan Jaya dan aparat TNI/Polri maupun pihak terkait melakukan upaya situasi tetap kondusif aman.

Direncanakan Pemda Intan Jaya akan mengeluarkan aturan aktifitas masyarakat dan batas waktu tertentu sehingga semua berjalan lancar aman.(wan/ist)