NABIRE - Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si kembali menyerahkan santunan kematian sebesar Rp 129 juta kepada salah seorang Petani HIPETA yang diterima oleh ahli waris. Santunan diberikan di sela–sela kegiatan kelompok Hidup Petani Nyata (HIPETA) yang bertemakan Panen Sagu dan Penanaman Pohon Sagu di Kampung Makimi, Selasa (24/10/24).

Bupati Mesak mengatakan, program BPJS Ketenagakerjaan ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat. Sehingga masyarakat perlu diberikan pemahaman kembali pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Karena hingga saat ini di Kabupaten Nabire masih banyak pekerja yang bekerja dengan penuh resiko yang sangat tinggi seperti nelayan, pendulang emas dan juga para sopir lintas ke pedalaman.

Bupati menyampaikan kepada para kepala distrik agar berperan dalam perlindungan jamninan sosal ketenagakerjaan atau BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh masyarakat yang ada di kampung–kampung se-Kabupaten Nabire.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Nabire, Muslika, menambahkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Nabire hingga ke kampung. Agar masyarakat benar–benar memahami pentingnya BPJS Ketenagakerjaan yang ada di wilayah Kabupaten Nabire. Terutama bagi para pekerja yang bekerja dengan resiko tinggi.

Karena BPJS Ketenagakerjaan merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk melindungi para pekerja dan dan keluarganya di seluruh Indonesia. Ketika pekerja meninggal dunia, keluarga yang ditinggalkan masih bisa melanjutkan kehidupan. Sementara bagi anak-anak yang masih usia sekolah dapat melanjutkan sekolahnya dengan santunan beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan setiap tahunnya.

Penyerahan santunan secara simbolis dalam bentuk nyata program BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan perlindungan bagi para pekerja dan keluarga atau ahli waris mendapatkan santunan sebesar Rp 129 juta. Dengan rincian, santunan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp 10 juta, Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp 42 juta, beasiswa sebesar Rp 76 juta dengan iuran sebesar Rp 16.800 perbulan.(des)