Bupati Mesak ‘Sulap’ Eks Kantor Dewan Jadi Pasar Sayang Mama Papua
NABIRE – Lokasi eks Kantor Dewan di seberang Taman Gizi Oyehe yang sejak tahun 1999 lalu terlantar, di masa kepemimpinan Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si, dimanfaatkan dengan pembangunan (‘sulap’) fasilitas umum. Di lokasi itu, pembangunan Pasar Sayang Mama Papua yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, pembangunannya hampir rampung. Lokasi ditengah Kota Nabire yang dulunya berantarakan dan tidak terurus ditumbuhi semak belukar, kini terlihat menakjubkan.

NABIRE – Lokasi eks Kantor Dewan di seberang Taman Gizi Oyehe yang sejak tahun 1999 lalu terlantar, di masa kepemimpinan Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si, dimanfaatkan dengan pembangunan (‘sulap’) fasilitas umum. Di lokasi itu, pembangunan Pasar Sayang Mama Papua yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, pembangunannya hampir rampung. Lokasi ditengah Kota Nabire yang dulunya berantarakan dan tidak terurus ditumbuhi semak belukar, kini terlihat menakjubkan.
“Bekas kantor Dewan ini dari tahun 1999 ketika peristiwa bintang kejora berkibar di tempat ini sampai saat ini tidak terurus. Padahal tempat ini milik Pemkab Nabire yang dulu difungsikan sebagai Kantor Dewan Nabire (Dulu Kabupaten Paniai),” kata Bupati Mesak melalui rilis video yang dikirim ke redaksi, beberapa hari lalu.
Kata dia, sejak tahun 1999 tempat ini berantakan dan tidak terurus. Tetapi setelah dirinya terpilih sebagai Bupati Nabire tahun 2021, dirinya telah melakukan pendekatan-pendekatan tertentu kepada pihak-pihak tertentu yang menguasai tempat ini. Akhirnya, para pihak ini menyetujui jika lokasi ini dibangun pasar untuk mama-mama Papua di Nabire.
“Melalui Dinas Perdagangan Nabire sudah terbangun dengan dana Otsus tahun 2022. Pasar tersebut saya kasih nama Pasar Sayang Mama Papua. Di depan pasar ditata sebuah taman, depan ini kami pasang kanopi, kemudian tempat ini kami kasih mantap untuk mama-mama Papua berjualan di tempat ini. Sehingga mama-mama Papua yang ada di Kabupaten Nabire mau jual sagu bakar kah, mau jual bete bakar kah, mau jual noken kah, mau jual piang kah, itu kami akan tempatkan di tempat ini. Tempat yang paling layak dan tempat yang paling baik untuk mama-mama Papua,” papar Bupati Mesak.
Lanjut Bupati Mesak, di lokasi ini ada 3 kuburan ketika peristiwa pengibaran bintang kejora. Kata dia, kuburan ini sudah ditata baik, sehingga keluarga korban dari peristiwa pengibaran bintang kejora di tempat ini tidak perlu keberatan terhadap 3 kuburan ini.
Terkait pembangunan pasar, lanjut dia, ada permintaan mama-mama Papua dari terminal sebelah akan dibuat 2 pintu penghubung.
“Nanti di tahun 2024 kami akan bangun kamar mandi, toilet, dan fasilitas pelengkap lainnya untuk tempat ini. Di bagian depan kami sudah mulai tata, tahun depan akan tata lagi sehingga tempat ini tempat yang sangat strategis, tempat yang baik untuk mama-mama Papua. Kepada warga Nabire, Kelurahan Oyehe, Kepala Distrik Nabire, Kepala Suku Wate, warga masyarakat yang turut mendukung program kami, saya ucapkan terima kasih. Tempat ini awalnya berantakan kami sudah tata baik,” ujarnya.
Taman Gizi Akan Dibenahi
Selain pembangunan Pasar Sayang Mama Papua, lanjut Bupati Mesak, dirinya juga akan menata kembali Taman Gizi. Panggung yang ada akan dibongkar setelah itu akan dibangun yang baru menghadap ke timur. Kata dia, lokasi ini merupakan tempat strategis dalam posisi kota sentral Kabupatren Nabire ibukota Provinsi Papua Tengah, sehingga perlu ditata dengan baik.
“Saya pimpin Kabupaten Nabire dari bulan November 2021 dan ini sudah berumur masa kepemimpinan saya 2 tahun. Sebagian jalan di Kabupaten Nabire baik dalam kota dan beberapa distrik jalan sudah kami bangun termasuk 2 asrama di Jayapura sudah kami bangun,” ujarnya.
Tidak hanya itu, lanjut dia, Program Nabire Terang tahun 2022 sudah bangun penerangan lampu. Di tahun 2023 ini, Program Nabire Terang berlanjut dengan pembangunan di sepanjang Jalan Pepera sampai Pasar Karang, kemudian dari Kota Lama menuju Kalibobo.
“Dalam bulan Desember ini juga akan kita kasih terang,” tambahnya.
Bupati Pesan Dua Hal
Ada dua yang selalu Bupati Mesak Magai pesan, yaitu jaga kebersihan dan jaga keamanan. Karena kota ini Tuhan titipkan untuk berkarya.
“Ketika kita nikmati pembangunan yang hari ini ada, karena orang-orang sebelum kita sudah bekerja sehingga kita hasilnya kita sedang kita nikmati. Dan hasil karya kita hari ini juga nanti akan dinikmati oleh anak cucu kita,” ujarnya.
Ditegaskan, penduduk Kabupaten Nabire ini tidak ada yang mayoritas dan tidak ada yang minoritas. Ini kota nuasntara, penduduk majemuk sehingga menjadi berkat buat kita.
“Karena berkat yang kita peroleh bukan datang begitu saja dari langit tapi melalui orang lain kita peroleh berkat,” ujarnya.
Dikatakan, saat ini sudah berada di akhir bulan November dan akan segera masuk bulan Desember itu berarti sudah masuk dalam suasana natal.
“Di tempat yang bersejarah ini saya menyampaikan selamat memasuki bulan-bulan suci bagi warga Kabupaten Nabire terutama warga kristiani dan selamat memasuki tahun baru bagi seluruh masyarakat Kabupaten Nabire,” ujarnya. (ros)
Bagikan artikel ini



