Bupati Mesak : Soal Sampah, Jalan Rusak dan Lampu Jalan Tertangani
NABIRE – Tidak banyak waktu yang dimiliki Bupati Mesak Magai untuk memimpin daerah di periode ini. Setidaknya sisa dua tahun lagi. Bupati Mesak mengakui, tidak bisa melakukan banyak hal dalam sisa waktu yang tidak banyak ini. Namun demikian, sejumlah hal sudah dan akan dilakukan di sisa waktu yang ada.

NABIRE – Tidak banyak waktu yang dimiliki Bupati Mesak Magai untuk memimpin daerah di periode ini. Setidaknya sisa dua tahun lagi. Bupati Mesak mengakui, tidak bisa melakukan banyak hal dalam sisa waktu yang tidak banyak ini. Namun demikian, sejumlah hal sudah dan akan dilakukan di sisa waktu yang ada.
Kepada Papuapos Nabire, Bupati Mesak menuturkan, pihaknya telah berupaya untuk menangani persoalan sampah di kota ini. Keluhan-keluhan warga soal sampah yang terjadi di waktu yang lalu, kata dia, kini sudah bisa tertangani.
Hal yang sama juga soal keluhan warga soal kerusakan sejumlah ruas jalan yang ada di dalam kota. Warga mengeluhkan ruas jalan dalam kota yang rusak begitu lama. Kini, sejumlah ruas jalan dalam kota yang rusak sudah direhab. Sementara sejumlah ruas jalan dalam kota lainnya yang rusak juga akan direhab dalam tahun 2022 ini juga.
Disinggung program lainnya, jawab Bupati Mesak, di awal kepemimpinannya juga sudah membuat terobosan untuk memasang lampu jalan, tepatnya di sepanjang ruas Jalan Merdeka. Pemasangan lampu jalan, kata dia, tidak berhenti di ruas jalan itu saja. Namun, di tahun 2022 ini juga akan dilakukan pemasangan lampu jalan di sejumlah lokasi. Diantaranya, pemasangan lampu jalan di ruas jalan dari Pantai Nabire melewati Bukit Meriam hingga Karang Tumaritis. Juga di ruas jalan dari Kalibobo hingga Kantor PLN.
Selain itu, lanjut Bupati Mesak, bidang pendidikan juga menjadi komitmen perhatiannya. Salah satunya, fasilitas asrama bagi mahasiswa Nabire yang sedang menimba ilmu di kota studi Jayapura. Asrama mahasiswa yang sempat terbakar di kota studi Jayapura, cukup lama tidak ditangani. Kini, di masa kepemimpinannya, asrama mahasiswa Nabire di Jayapura sedang dalam proses pembangunan.
“Hal lainnya seperti pasar mama-mama Papua selama ini orang tidak pernah pikirkan. Tetapi saya sedang pikirkan untuk bangun pasar mama-mama Papua di tahun 2022 ini,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, Nabire ini bukan baru tetapi kabupaten tertua. Sehinga untuk soal pembangunan baik itu pembangunan infrasturktur, pembangunan pendidikan, semua orang pada masanya sudah bangun.
“Terima kasih bagi mereka yang sudah berkarya. Sekarang saya ini kan hanya tinggal bangun sedikit saja. Dua tahun saya tidak bisa bikin banyak-banyak,” tuturnya. (ros)
Bagikan artikel ini



