Bupati Mesak : Literasi Digital Penting Jaga Stabilitas
NABIRE - Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si melalui Plt. Kepala Dinas Kominikasi dan Informatika Kabupaten Nabire, Yermias Degei, S.Pd menyampaikan dua hal penting berkenaan dengan perkembangan teknologi komunikasi informasi pada acara pelatihan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) literasi digital dan perlindungan anak untuk trainer, Jumat (5/5/23), di aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Nabire.

NABIRE - Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si melalui Plt. Kepala Dinas Kominikasi dan Informatika Kabupaten Nabire, Yermias Degei, S.Pd menyampaikan dua hal penting berkenaan dengan perkembangan teknologi komunikasi informasi pada acara pelatihan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) literasi digital dan perlindungan anak untuk trainer, Jumat (5/5/23), di aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Nabire.
Pesan pertama, pelatihan literasi digital di Kabupaten Nabire sejalan dengan visi misi dan misinya di bidang komunikasi dan informatika.
“Saya memberikan apresiasi kepada PUSKAMUDA FISIP UI dan UNICEF karena pelatihan ini sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Nabire dimasa kepemimpinan kami dan pelaksanaanya pada hari ulang tahun kami. Jadi ini sekaligus kado bagi saya,” kata Bupati Mesak sebagaimana disampaikan Plt. Kadin Kominfo Nabire, Yermias Degei saat membuka kegiatan tersebut.
Oleh karena itu, kata Bupati Mesak, literasi digital sangat penting karena banyak berita hoaks bertebaran dimana-mana.
Dikatakan, masyarakat harus dan terus menerus diberikan pemahaman bagaimana menyikapi berita-berita hoaks di tengah kehidupan sosial yang beragam. Nabire adalah pusat pemerintah Provinsi Papua Tengah dan dihuni oleh berbagai suku dari Sabang sampai Merauke. Sehingga berpotensi penyebaran informasi-infomasi tidak benar yang dapat memicu kerenggangan sosial dalam kehidupan sosial melalui media social. Sehingga melek digital bagi masyarakat kita, terutama cara-cara untuk melawan berita hoaks serta cara-cara bijak untuk menggunakan internet harus terus dilakukan. Hal ini penting agar stabilitas keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Nabire selalu terjaga.
Bupati juga menekankan bahwa Nabire yang sudah maju sebagaimana disaat ini karena partisipasi dari semua pihak, semua suku, dan semua golongan. Karena itu, kerukunan dan kebersamaan dalam segala aspek harus dijaga tanpa membeda-bedakan suku, agama dan ras.
”Mari kita terus membangun Nabire dalam keragaman dan kebersamaan,” kata Bupati Mesak.
Pesan kedua dari Bupati Mesak adalah berkenaan dengan pesta demokrasi di tahun 2024. Tahun 2024, kita akan melaksanakan Pileg, Pilpres dan Pilkada Serentak. Dalam tahun politik, penyebaran berita-berita hoaks juga pasti akan banyak bertebaran melalui media internet, terutama melalui media sosial.
Oleh karena itu, masyarakat harus bijak dan menyita informasi yang diterima. Informasi apapun harus dipastikan lebih dahulu, sebelum disebar kepada orang lain. Kalau berita itu bukan dari media resmi maka jangan disebarkan karena hal ini tentu akan merugikan orang lain dan diri sendiri.
“Saya mengajak kita sekalian untuk menjaga stabilitas daerah baik di ruang nyata maupun di ruang maya. Karena informasi, perdebatan atau kegaduhan di dunia maya bisa terbawa ke ruang nyata dan bisa terganggu stabilitas daerah. Jadi sekali lagi harus bijak gunakan internet, harus perhatikan untung dan ruginya bagi untuk diri dan untuk orang lain,” pungkasnya. (modes)
Bagikan artikel ini



