NABIRE – Potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang saat ini sedang berkarya, salah satunya yang berada pada wadah Himpunan Kerukunan Jawa Madura (HKJM) Nabire, terlihat sangat luar biasa. Hal ini merupakan satu kekuatan besar yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Nabire untuk mengisi pembangunan di segala bidang di daerah ini. 

“Hari ini saya tidak meragukan bahwa Kabupaten Nabrie akan kuat ketika kita memiliki orang-orang yang hebat, orang-orang yang pintar, orang-orang yang mampu untuk menata pembangunan di Kabupaten Nabire ini,” ujar Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si, saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Jawa Madura (HKJM) Kabupaten Nabire, Kamis (20/10/22) pekan lalu.

Pada kesempatan itu, Bupati Mesak Magai memberikan apresiasi dan penghargaan yang sangat besar kepada Suku Jawa dan Madura yang juga merupakan suku terbesar di Kabupaaten Nabire. Di Nabire, kata bupati, kita lihat ada 21 kampung yang didiami oleh Suku Jawa dan Madura. Dilihat dari indicator ini, berarti Suku Jawa ini merupakan suku besar di Nabire. 

“Dulu di tahun 1985 saya SD kelas 1 di Wanggar Sari. Pada saat itu asumsi kita bahwa ketika transmigrasi datang dari Jawa karena manusia di Pulau Jawa penuh. Tetapi bukan karena itu, tapi gagasan atau misi besar pemerintah adalah harus Suku Jawa ke Papua untuk mengisi pembangunan. Supaya orang Papua berinteraksi dengan suku-suku tersebut,” katanya.

Ditegaskan Bupati Mesak, dirinya bersyukur ketika kita saling menopang satu sama lain, untuk kebersamaan mewujudkan visi besar bangsa kita. 

Pada kesempatan itu, Bupati Mesak berpesan kepada semua pihak untuk turut berpartisipasi mengisi pembangunan. Mulai dengan menjaga keamanan di lingkungan dimana kita berada, menjaga kebersihan lingkungan dimana kita tinggal.

Lanjut Bupati Mesak, ada 3 hal yang harus dirinya bekerja keras dalam masa jabatannya. Yakni, jaminan keamanan bagi warga masyarakat Nabire, kebersihan untuk Kabupaten Nabire, dan bagaimana infrastruktur itu baik.

“Maka saya ajak kita sekalian untuk menciptakan keamanan dan menjaga kebersihan bagian yang terpenting untuk kita cintai Kabupaten Nabire. Karena ini titipan Tuhan bukan untuk kita, tapi titipan Tuhan untuk anak cucu kita nantinya,” ujar Bupati Mesak Magai. (ros/feb)